Hal ini diungkapkan Co-Founder Grab, Tan Hooi Ling, merespons insiden pembegalan yang terjadi pada pengemudi taksi online. Pada kasus terbaru, pengemudi Grab asal Palembang dibunuh saat hendak mengantar penumpang menuju Bandara SMB II Palembang.
Tan Hooi Ling juga mengungkapkan keprihatinan dan belasungkawa atas beberapa aksi kriminal yang menimpa para pengemudinya di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Kami) Akan membuat sebuah tombol darurat bagi pengemudi yang bisa saling terhubung. Kemudian akan ada kamera keamanan yang akan membantu pengawasan dan transparansi. (Pembegalan) Ini situasi yang tak kami inginkan. Dan dalam konteks ini, kami melakukan verifikasi ketat, baik pada penumpang maupun pengemudi," ucap Tan.
"Akan ada peluncuran untuk membagikan program keselamatan kami. Peningkatan tambahan dari yang sudah kami investasikan. Rencananya kami akan umumkan semua inisiatif keamanan tadi," kata Tan.