Tanaman dari genus Bignoniaceae ini banyak tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Nama Tabebuya merupakan singkatan dari 'tacyba bebuya' atau berarti 'semut kayu' dalam bahasa Brazil.
Habitat asli Tabebuia berasal dari daerah dengan iklim kering, sehingga memiliki ketahanan hidup tinggi dalam kondisi kekeringan. Kondisi ini sangat sesuai untuk negara tropis dan subtropis, terlebih ketika memasuki musim kemarau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riset yang disusun oleh Subbiah Ramalakshmi dan K. Muthuchelian yang dirilis Researchgate mencatat bunga Tabebuya bisa diolah menjadi teh untuk mengobati demam.
Umumnya, bunga Tabebuya bermekaran saat musim kemarau hingga menjelang musim hujan. Sejak awal musim berbunga, Tabebuya bisa menghasilkan bunga tanpa putus dalam jumlah banyak.
Peneliti mencatat Tabebuya merupakan jenis tanaman yag mampu tumbuh dan berbunga engan cepat. Dalam kurun waktu delapan bulan, Tabebuya sudah mampu menghasilkan bunga. (evn)