Kunjungi Hyundai, Luhut Sebut RI Terbuka untuk Investasi

CNN Indonesia | Jumat, 14/12/2018 03:34 WIB
Kunjungi Hyundai, Luhut Sebut RI Terbuka untuk Investasi Menko Maritim Luhut Pandjaitan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sinyal Hyundai Kia Motor akan mendirikan pabrik di Indonesia kian kuat. Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengungkapkan pihaknya terbuka untuk investor dari mana saja yang mau membangun industri di Indonesia.

"Kami terbuka untuk investor dari mana saja dalam rangka memasuki industri mobil listrik atau bertenaga listrik dari mana saja dia, dan mendorong mereka membangun industrinya di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (13/12).

Pernyataan tersebut Luhut sampaikan saat berkunjung ke fasilitas riset dan pengembangan Hyundai Kia Motor.


Dalam kunjungan tersebut Head of Research and Development Hyundai and Kia Mr. Albert Biermann memperlihatkan beberapa kendaraan produksi perusahaan tersebut yang memproduksi mobil listrik yang digerakkan oleh motor listrik dan mobil bertenaga hidrogen yang digerakkan oleh listrik dari hasil reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen.
Luhut mengungkapkan Indonesia bisa saja menggunakan mobil bertenaga listrik hidrogen. Luhut pun mengungkapkan mobil listrik dengan motor listrik dan mobil listrik dengan listrik hidrogen memiliki kelebihan masing-masing.

Mobil listrik lebih mudah dalam pengisian baterai, dapat dilakukan di rumah atau di tempat-tempat pengisian baterai. Teknologinya sudah berkembang karena sudah mulai diproduksi.

"Mobil bertenaga listrik selain lebih bersih juga dapat membuat udara lebih bersih, ini sebenarnya yang sangat kita butuhkan karena tingkat polusi yang tinggi di Jakarta. Tetapi mobil jenis ini membutuhkan biaya lebih besar dalam penyediaan infrastruktur pendukung untuk penyediaan gas hidrogen," ujar Luhut.
Dia pun mengatakan hal-hal tersebut akan dibicarakan dan dipelajari bersama jajarannya saat kembali ke Tanah Air. Biermann mengatakan memberi pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat dari mobil hidrogen ini adalah prioritas utama perusahannya.

"Sebelum melakukan pemasaran penting bagi kami untuk memberi pembelajaran kepada orang banyak tentang manfaat kendaraan hidrogen ini." ujarnya.

Pada kesempatan itu Luhut melakukan test drive mobil hidrogen di dalam lingkungan fasilitas Hyundai.

Sebelumnya, Hyundai memang sempat terdengar memiliki rencana membangun fasilitas pabrik di Indonesia. (age/age)