Facebook Beri Izin Spotify dan Netflix Intip Kotak Pesan

CNN Indonesia | Kamis, 20/12/2018 14:25 WIB
Facebook Beri Izin Spotify dan Netflix Intip Kotak Pesan Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook diketahui memberikan akses kepada Spotify dan Netflix untuk melihat kotak masuk di pesan pribadi pengguna. Keistimewaan ini melebihi kesepakatan yang diketahui pengguna saat mengintegrasikan akun Facebook ke sistem Spotify dan Netflix.

Laporan ini didapatkan oleh New York Times setelah meninjau 200 halaman dokumen yang dibuat oleh pelacak kerja sama otomatis Facebook. Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini mengakui tidak menjual data pengguna, tapi mengizinkan pembagian data ke lebih dari 150 perusahaan.

Facebook mengizinkan Spotify, Netflix, dan Royal Bank Canada untuk membaca, menulis dan menghapus kotak masuk pribadi pengguna. Perusahaan juga mengakui bahwa ketiga pihak tersebut bukanlah penyedia layanan jaringan.


Juru bicara Spotify dan Netflix mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan itu tidak menyadari kekuatan yang diberikan Facebook kepada mereka. Seorang juru bicara Royal Bank of Canada justru membantah bahwa bank memiliki akses seperti itu.

Spotify, yang dapat melihat pesan lebih dari 70 juta pengguna per bulan mengatakan masih menawarkan opsi untuk berbagi musik melalui Facebook Messenger.

Dilansir dari The Verge, Direktur Privasi dan Kebijakan Publik Facebook Steve Satterfield menegaskan mitra Facebook tidak mengacuhkan pengaturan privasi pengguna.

"Selama bertahun-tahun, kami bermitra dengan perusahaan lain sehingga orang dapat menggunakan Facebook di perangkat dan platform yang tidak kami dukung sendiri," kata Satterfield.

Ia juga membantah temuan yang menyebut pihak ketiga menggunakan informasi data pengguna secara independen atau untuk keperluan sepihak.

Laporan yang dirilis berdasarkan temuan awal tahun dari New York Times dan Wall Street Journal memberikan gambaran berbagai kerja sama Facebook.

Facebook diketahui memberikan izin kepada Apple untuk mengakses daftar kontak dan kalender pengguna meskipun Facebook telah menonaktifkan pembagian data. Apple mengatakan tidak mengetahui akses itu.

Perusahaan yang berbasis di Silicon Valley, AS ini juga memberikan izin kepada Amazon untuk mengakses informasi nama dan kontak pengguna. Mesin pencari milik Microsoft, Bing juga diberikan akses untuk melihat nama dan profil teman pengguna Facebook. Microsoft mengklaim telah menghapus data tersebut.

Sementara itu, Netflix mencatat hanya memiliki kerja sama jangka pendek dari 2014-2015 dengan Facebook. Saat itu, Netflix memiliki fitur agar penggunanya terhubung dengan akun Facebook untuk memberikan rekomendasi acara tv dan film.

"Fitur yang memungkinkan para pelanggan untuk merekomendasikan acara TV dan film kepada teman-teman mereka di Facebook melalui Messenger atau Netflix tidak pernah menjadi populer sehingga kami menghentikan fitur tersebut pada tahun 2015. Kami sama sekali tidak pernah mengakses pesan pribadi milik pengguna Facebook apapun atau meminta akses untuk melakukan hal tersebut," tulis Netflix dalam keterangan resmi kepada CNNIndonesia.com, Jumat (21/12).

Catatan redaksi: Berita ini mengalami perubahan pada Jumat (21/12) pukul 15.00 WIB berupa penambahan hak jawab dari Netflix. (jnp/evn)