Catatan Sejarah Generasi Jimny

CNN Indonesia | Minggu, 06/01/2019 18:05 WIB
Catatan Sejarah Generasi Jimny Generasi keempat Suzuki Jimny. (Foto: Courtesy of Suzuki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dari sekian banyak model yang dimiliki produsen spesialis mobil kecil asal Jepang, Suzuki, mungkin Jimny yang paling dikenal di dunia. Kendati usianya saat ini mendekati 50 tahun, desain khas Jimny tetap bertahan hingga menjadikannya model ikonis dalam otomotif global.

Sebelum Suzuki merancang Jimny, model serupa pernah dikembangkan perusahaan kecil asal Jepang, Hope Motor Company, pada 1967. Lantas pada April 1968 model bernama HopeStar ON360 lahir menggunakan mesin 2-tak 360 cc berpendingin udara kepunyaan Mitsubishi.

Hope Motor cuma sanggup menjual sedikit HopeStar ON360. Suzuki memutuskan membeli Hope Motor pada 1968, kemudian melanjutkan desainnya menjadi pondasi utama generasi pertama Jimny.


Generasi Pertama Jimny

Di pasar global, generasi pertama Jimny hidup pada masa 1970 - 1980. Jimny merupakan antitesis Suzuki pada tren saat itu di mana semua mobil 4X4 berukuran besar.

LJ10 saat itu diberikan pilihan mesin 2-tak 360 cc berpendingin udara. Total berat mobil ini hanya 600 kg, namun kuat dan sanggup menaklukkan celah kecil medan offroad yang tidak bisa dilewati model bongsor.

LJ10 punya berbagai jenis tipe bodi, mulai dari sisi komersial hingga buat kemewahan. Pada 1971, LJ20 terbukti tangguh saat finis dalam Mexican 1000 Rally setelah dikendarai selama 34 jam.

Pada 1972, LJ20 lahir menggunakan mesin berpendingin cairan dan tersedia versi softtop dan hardtop. Pada 1975, LJ50 punya mesin lebih besar, 550 cc.

Dua tahun kemudian LJ80 muncul dengan mesin 4-tak 800 cc yang punya tenaga dan torsi lebih besar. Pasar Jimny semakin besar karena model ini tersedia bodi pikap.

Pada 1975, Suzuki memulai produksi pertama di luar Jepang dengan perakitan LJ50 di Pakistan.

Di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, distributor Suzuki di dalam negeri, Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan LJ80 pertama kali dijual pada 1979. Model ini dikenal dengan sebutan "Jimny Jangkrik".

Ada tiga varian LJ80 yang diketahui pernah dipasarkan di Nusantara, yakni LJ-80V dan Jimny LJ-80Q. Model itu diproduksi oleh Suzuki di Indonesia.

Catatan Sejarah Generasi JimnyGenerasi kedua Suzuki Jimny. (Foto: Tennen-Gas via wikimedia commons (CC-BY-SA-3.0-migrated))

Generasi Kedua Jimny

Di pasar global, generasi kedua Jimny muncul pada 1981 dan terus hidup hingga 1997. Para insinyur Jimny mulai menyuntikan selera lebih modern dan kenal fesyen pada generasi kedua yang ditandai kelahiran SJ410 dengan mesin 4-silinder 1.000 cc pada 1981.

Pada 1984, SJ413 terbit dengan mesin 4-silinder 1.300 cc. Mesin ini memiliki kapasitas terbesar yang dimiliki Suzuki pada saat itu dan dilengkapi transmisi 5-percepatan.

Di Indonesia, Suzuki memproduksi SJ410/SJ413 pada 1982. Model ini dikenal dengan nama Suzuki Katana sebagai versi 4X2 yang kemudian produksinya dihentikan pada 2006.

Pada 1987 atau 17 tahun setelah pertama kali meluncur, Jimny terjual 1 juta unit di seluruh dunia.

Catatan Sejarah Generasi JimnyGenerasi ketiga Suzuki Jimny. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama)

Generasi Ketiga Jimny

Setelah menggunakan kombinasi huruf dan angka pada untuk penamaan dua generasi sebelumnya, Suzuki memutuskan nama generasi ketiga hanya "Jimny" pada 1998. Desain generasi ketiga sengaja dibuat lebih adem buat memenuhi selera pasar di seluruh dunia.

Model ini punya dua pilihan mesin, bensin 1.300 cc dan diesel 1.500 cc. Sistem gerak empat roda dibekali kemampuan beralih ke penggerak roda belakang saat mobil sedang dikendarai.

Generasi ketiga ini pernah dijual terbatas di Indonesia pada GIIAS pada Agustus 2017 yaitu hanya 88 unit dan cuma bisa dibeli konsumen pilihan. Tujuan penjualan ini hanya untuk tes pasar, Indonesia dapat kuota terbatas kemungkinan karena pemesanan dilakukan menjelang peralihan produksi ke generasi keempat.

Generasi Keempat Jimny

Di GIIAS pada Agustus 2018, generasi keempat Jimny diperkenalkan namun belum dijual. Generasi keempat ini sebelumnya sudah meluncur di Jepang pada Juli 2018 dengan pilihan dua mesin, yaitu Jimny dengan 600 cc yang hanya untuk pasar domestik dan Jimny Sierra demgam mesin 1.500 cc K15B buat pasar ekspor.

SIS pernah mengatakan bakal menjual Jimny generasi keempat mengingat ketertarikan yang besar sekaligus memilik unsur nostalgia. Bukan hanya itu kabarnya Suzuki juga mau melanjutkan produksinya setelah 14 tahun berhenti. (fea)