TIPS OTOMOTIF AKHIR PEKAN

Efek Buruk Bersihkan Debu Mobil Pakai Kemoceng

CNN Indonesia | Minggu, 06/01/2019 14:05 WIB
Efek Buruk Bersihkan Debu Mobil Pakai Kemoceng Ilustrasi debu di mobil. (Foto: ANTARA FOTO/Surianto Sembiring)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu cara mudah membersihkan debu yang menempel pada bodi mobil yaitu menggunakan kemoceng. Namun ternyata cara ini punya efek buruk jangka panjang yang belum tentu diketahui banyak orang.

Menggunakan kemoceng, yang pada umumnya dibuat dari bulu ayam, memang praktis. Tidak jarang juga kita menemukan ada penyedia jasa singkat membersihkan debu kendaraan di lampu merah menggunakan kemoceng.

Menurut Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino, membersihkan debu di eksterior mobil menggunakan kemoceng bukan hal baik untuk dilakukan. Dia mengatakan justru kemoceng bisa membuat cat bodi dan kaca malah tergores debu yang tersapu.


"Debu yang ada di permukaan kaca atau cat itu sebenarnya terdiri dr partikel-partikel debu yang sangat halus dan menumpuk pastinya," kata Dolf kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (5/12).

Kata Dolf bisa dibayangkan jika penggunaan kemoceng untuk membersihkan debu kendaraan dalam waktu yang lama.

"Jika terkena kemoceng tadi secara tidak langsung kita bisa menggores permukaan baik cat maupun kaca dalam waktu yang cukup lama, tidak terasa dan tidak terlihat dengan kasat mata, apalagi jika mobil masih baru," ucapnya.

Dolf memaparkan cara benar membersihkan debu halus dari kaca dan bodi mobil yaitu dengan air serta kain lap.

"Siram secara merata dan basuh dengan kain seperti Kanebo dan lainnya perangkat cuci yang ada," kata dia.

Ia menambahkan cara tersebut memang terlihat kurang praktis. Namun, penggunaan air dan kain lap basah untuk membersihkan debu setidaknya bisa memperpanjang umur cat mobil meski tanpa pelapis cat sekalipun. (ryh/fea)