Rudiantara Janji Bantu Gojek Muluskan Ekspansi ke Filipina

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 16:04 WIB
Rudiantara Janji Bantu Gojek Muluskan Ekspansi ke Filipina Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara berjanji akan membantu Gojek memuluskan ekspansi bisnis ke empat negara di Asia Tenggara. Janji Rudiantara ini sekligus merespons penjegalan rencana operasional Gojek oleh Badan Pengatur Perhubungan Darat Filipina (Land Transportation Franchising and Regulatory Board/ LTFRB).

"Pemerintah akan bantu terus Gojek ekspansi ke negara lain. Kita bangga tidak klo perusahaan Indonesia di luar negeri? Itu salah satunya," kata Rudiantara usai acara Alibaba Cloud di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Rabu (9/1).

Ia mengatakan pemerintah perlu turun tangan membantu Gojek karena akan mendatangkan banyak keuntungan. Salah satunya adalah penggunaan talenta Indonesia di luar negeri.


"Dan yang akan dibawa kesana salah satunya teknisinya, engineernya orag Indonesia juga. Ini cara pikir bisnis pemerintah yang berubah. Kita itu berkompetisi," imbuhnya.

Ia mengomentari sikap regulator Filipina yang tidak melanggengkan rencana Gojek beroperasi di negaranya. Menurut Rudiantara, sejatinya sesama negara ASEAN harus saling membuka diri terkait pengembangan bisnis.

"Kalau kita sesama negara ASEAN tidak mau saling membuka diri, orang lain dari regional lain yang akan masuk ke ASEAN," ucapnya.

Di sisi lain, ia mengaku tengah membantu perkembangan perusahaan yang berstatus unicorn Indonesia yang berbisnis di luar negeri. Ia mengaku sedang bernegosiasi dengan rekanan di Filipina.

Ia mengatakan akan membantu memfasilitasi unicorn asing yang berbisnis di Indonesia, begitu pula harapan sebaliknya jika ada perusahaan lokal yang melakukan ekspansi ke negara lain.

"Saya melobi rekanan saya di Filipina, untuk membuka akses bagi unicorn Indonesia berbisnis di negara mereka. Saya akan terbuka kalau mereka punya unicorn masuk ke Indonesia, saya fasilitasi. Tapi tolong fasilitasi unicorn Indonesia di negara Anda" imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Pengatur Perhubungan Darat Filipina (Land Transportation Franchising and Regulatory Board/ LTFRB) menolak keberadaan Gojek di Filipina.

Martin Delgra, Ketua LTFRB kepada Reuters mengatakan pihaknya menolak pengajuan Gojek untuk beroperasi di Filipina lantaran tidak memenuhi persyaratan kepemilikan modal asing. Pemerintah Filipina membatasi kepemilikan saham asing untuk bisnis tertentu maksimal 40 persen. (jnp/evn)