Upaya Jokowi Bikin Transportasi Jabodetabek Tak Lagi Ribet

CNN Indonesia | Rabu, 09/01/2019 16:43 WIB
Upaya Jokowi Bikin Transportasi Jabodetabek Tak Lagi Ribet Kemacetan pasca hujan di sekitar jalan Kapten Tendean, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ditunjuk sebagai kepala koordinator integrasi transportasi Jakarta dan kota-kota di sekitarnya, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Nama JK disebut dalam rapat terbatas kabinet yang membahas terkait hal itu pada Selasa (8/1).

Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mensinergikan akses mobilitas warga keluar masuk Jakarta. Presiden Joko Widodo yang memimpin rapat itu menginginkan manajemen transportasi Jabodetabek disederhanakan karena saat ini melibatkan banyak instansi.

Soal transportasi, pada hulu melibatkan setidaknya tiga kementerian, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Sementara di level provinsi ada pemerintahan daerah (pemda) masing-masing, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjelaskan Kementerian Dalam Negeri yang akan mengkoordinasikan tiga pemda untuk mencapai sepakat soal penyelesaian integrasi transportasi. Sementara koordinasi hulu akan dikepalai langsung oleh Jokowi dan JK.

"Nah ini yang harus kompak dulu. Tadi ada tiga gubernur, yang penting masing-masing pemda diberikan otoritas. Soal bentuknya bagaimana, bentuk organisasinya bagaimana, manajemen yang bagaimana akan diputuskan dalam rapat yang dipimpin oleh Bapak Wapres," kata Tjahjo seperti dilansir dari setkab.go.id.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) mengunjungi stan Mitsubishi pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/4). Ajang pameran industri otomotif yang berlangsung pada 27 April-7 Mei 2017 ini menargetkan nilai transaksi sebesar Rp3,1 triliun. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jokowi mengatakan kemacetan di kawasan Jabodetabek telah membuat sekitar Rp65 triliun menguap menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Sebab itu Jokowi menginginkan transportasi Jabodetabek bisa segera terintegrasi agar mendorong masyarakat beralih dari penggunaan kendaraan pribadi.

Jokowi berharap moda transportasi seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Light Rail Transit (LRT), Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, Kereta Api Bandara, serta Transjakarta bisa terintegrasi dalam waktu dekat.

"Sekarang ini bagaimana membangun jaringan antara Jakarta-Bekasi sampai ke Jakarta-Bogor, Jakarta-Tangerang Selatan, Jakarta lewat Tangerang dari airport karena ada busnya, ada LRT-nya, ada MRT-nya ini harus terintegrasi," kata Tjahjo. (fea)