"Nggak [IPO dulu]. Saya sudah sempat ketemu Tito [Sulistio/ Direktur Utama BEI], tapi nggak " kata Zaky pendek saat ditanyai awak media mengenai kabar tersebut di Perayaan Ulang Tahun Ke-9 Bukalapak di Jakarta Convetion Center, pada Kamis (10/1).
Chief Financial Officer (CFO) Bukalapak Fajrin Rasyid menjelaskan bahwa ada banyak hal yang harus dipertimbangkan perusahaan sebelum IPO. Lagi pula, menurut dia, menjadi perusahaan terbuka bukan satu-satunya jalan mendapatkan dana. Selain itu, ia menyebut saat ini Bukalapak sedang tidak membutuhkan pendanaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fajrin juga masih keberatan dengan sejumlah aturan yang wajib dilakukan jika Bukalapak menjadi perusahaan terbuka. Salah satunya adalah membuka laporan kepada publik.
Lihat juga:Bukalapak Buka Pusat Riset di Bandung |
"Mungkin bisa dicek lagi peraturan yang sudah ada masukan dari kami bisa enggak ada relaksasi," kata Fajrin.
Sementara itu pada Agustus 2018, transaksi Bukalapak diklaim mencapai Rp4 triliun dan terus naik setiap bulannya. Fajrin sebelumnya menyebut kenaikan transaksi (gross merchandise value/ GMV) di perusahaannya naik 3 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. (kst/eks)