Menurutnya, saat melakukan pesanan ia memilih untuk membayar menggunakan Gopay. Namun, saat perjalanan selesai dilakukan, pengemudi meminta penumpang untuk melakukan pembayaran dengan uang tunai.
"(Saya) baru uji coba pertama pesan Bluebird pakai Gojek dan Gopay," jelas Lea Kartika, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gojek Dijegal di Filipina |
"Saya bilang saya bayar pakai Gopay kok pakai argo? Tapi supirnya bilang bayar cash saja, abaikan aja Gopay-nya," papar Lea lagi.
"Setelah dibayar sampai rumah saya lihat kok dia nggak end trip, dia muter-muter saya lihat taksinya. Saya cek lagi, Gopaynya terdebet lebih besar dari perjalanan saya," ceritanya lagi.
"Entah ini siapa yang dodol, saya atau supirnya," katanya lagi seraya terkekeh.
Lea mengaku baru pertama memesan taksi menggunakan Gojek dan membayar dengan Gopay. Sehingga ia terbiasa dengan cara pembayaran ini. Dalam statusnya di Facebook, ia pun mengaku tak tahu bagaimana harus mengadukan masalahnya ini.
Pengguna keluhkan pembayaran ganda (tangkapan layar via Facebook) |
Menanggapi keluhan pengguna ini, Vice President Corporate Communication GO-JEK Michael Reza Say menyebut jika masalah seperti ini terjadi dan telah dilakukan pelaporan pihak Gojek akan bertanggung jawab.
"Kalau ada pelaporan, dan setelah melakukan pengecekan kami ganti kok Gopay customer. Driver akan ditegur dan dikenakan sanksi," tulisnya saat dihubungi via pesan teks.
Reza lantas merujuk pada blog pengemudi Gojek untuk memaparkan jenis pelanggaran yang dilakukan dan sanksi yang diberikan. Untuk pelanggaran berupa meminta pembayaran lebih dari seharusnya, pengemudi bisa mendapat sanksi berupa penundaan beroperasi (suspend) selama satu hingga tiga hari kerja.
Lea mengaku telah membaca bagian tanya jawab di aplikasi yang memintanya untuk mengirimkan email ketika mendapat masalah dengan pengemudi. Namun ia mengaku tak menemukan tombol aduan via email tersebut.
"Saya cari-cari untuk aduan enggak ada di aplikasinya tadi ada tombol Q&A soal double payment (pembayaran ganda), terus suruh cari tombol email tapi enggak ketemu," lanjutnya.
Menurut Lea kemudahan untuk melakukan aduan oleh konsumen di aplikasinya semestinya menjadi perhatian Gojek. Saat ditelusuri, tombol untuk pengaduan memang tak bisa ditemukan dari panel pemesanan. Tapi, pengguna mesti masuk ke akun pribadi pengguna dan memilih menu "bantuan".
Lihat juga:Gojek Bakal Manut Aturan Filipina |
Dari situ pengguna mesti memilih go-car, memilih opsi "saya melakukan pembayaran dua kali untuk pesanan yang sama". Dari laman ini baru pengguna bisa menemukan opsi untuk mengadukan keluhan via email dibagian bawah laman itu.
"Kalau susah ditemukan form feedback bagi pengguna, ini bagian kekurangan sistem," kritik Lea.
Sebelumya, keluhan soal saldo Gopay yang terpotong ketika memesan Bluebird juga sempat dikeluhkan oleh pengguna lainnya @SatriaDvvi dan belum mendapat respon dari pihak Gojek.
[Gambas:Twitter] (eks/asa)
Pengguna keluhkan pembayaran ganda (tangkapan layar via Facebook)