Dilansir dari The Verge, peretas mampu untuk membeli dan mengirimkan V-Bucks yang merupakan mata uang di gim Fortnite. Bug ini ditemukan oleh peneliti di Check Point Research.
Peneliti telah memberi tahu Epic Games selaku pengembang gim Fortnite pada bulan November. Epic Games kemudian menyarankan para pengguna untuk melindungi akun dengan menggunakan kata sandi baru yang lebih kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Login lintas platform ini mengarahkan pemain ke situs tertentu dari redirect URL. Hal ini lah yang dieksploitasi oleh peretas untuk mengarahkan pemain ke situs jahat yang bisa mencuri username dan kata sandi pengguna.
"Penting untuk diingat bahwa URL tersebut berasal dari domain Epic Games, sehingga transparan bagi pengguna dan filter keamanan apa pun tidak akan mencurigai apa pun," kata kepala riset penelitian kerentanan Point Research Oded Vanunu.
Meskipun Epic Games ini sudah ditambal, masih ada peretas jahat yang menargetkan akun Fortnite. Minggu ini The Independent melaporkan skema pencucian uang yang melibatkan kartu kredit curian untuk membeli V-Buck. V-Buck kemudian dijual kembali oleh para pemain gelap dengan harga diskon. (jnp/jnp/age)