Mengenal Mesin Pencari Microsoft Bing yang Diblokir China

CNN Indonesia | Kamis, 24/01/2019 16:06 WIB
Mengenal Mesin Pencari Microsoft Bing yang Diblokir China Ilustrasi. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- China kembali melakukan pemblokiran terhadap mesin pencarian. Kali ini yang menjadi 'korban' adalah mesin pencarian milik Microsoft yakni Bing.

Berikut beberapa fakta yang dihimpun CNNIndonesia.com mengenai Bing. Mesin pencari ini pertama kali lahir pada 2009 silam. Bing bukan mesin pencari pertama milik Microsoft.

Sebelumnya, Microsoft telah memiliki MSN Search, Windows Live Search dan Live Search.


Mirip dengan mesin pencarian Google, Bing memiliki empat kelompok besar dalam pencarian yakni gambar, video, peta dan berita. Di sampingnya empat opsi ini, ada opsi jalan pintas untuk masuk ke dalam situs MSN.

Selain itu, ada opsi untuk masuk ke dalam Office Online dan Outlook.com. Saat ini, Bing telah diblokir di China. Dilansir dari Reuters, Financial Times mengungkapkan China Unicom telah mengonfirmasi bahwa pemerintah telah memerintahkan untuk memblokir Bing.

Kejadian ini berawal dari pengguna di China mengeluh di media sosial karena gagal tidak bisa mengakses situs web Bing. FT menuturkan Microsoft sedang menyelidiki masalah ini.

Lebih lanjut, Reuters mengungkapkan Microsoft membenarkan bahwa Bing tidak bisa diakses di China.

"Mesin pencari Bing dari Microsoft Corp saat ini tidak dapat diakses di China dan perusahaan sedang mengeksplorasi langkah selanjutnya," ungkap juru bicara Microsoft dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh Reuters.

Platform pencarian utama Google juga telah diblokir di China sejak 2010.

Kontrol internet telah diperketat di bawah Presiden Xi Jinping. Upaya ini telah dilakukan dan dipercepat sejak 2016, ketika Partai Komunis yang berkuasa berusaha untuk menindak perbedaan pendapat dalam lanskap media sosial.