Dubes China di Kanada Sebut Larangan 5G Huawei akan Berdampak

Reuters, CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 15:18 WIB
Dubes China di Kanada Sebut Larangan 5G Huawei akan Berdampak Ilustrasi. (AFP PHOTO / Pau Barrena)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar China untuk Kanada Lu Shaye mengatakan larangan 5G Huawei akan berdampak pada pasokan peralatan dan jaringan 5G di Kanada.

Dilansir dari Reuters, Shaye mengatakan hal ini dalam konferensi persi di Ottawa. Namun, dia tidak merinci dampak lebih detail dari pertikaian bilateral tersebut.

"Jika pemerintah Kanada benar-benar melarang Huawei berpartisipasi dalam jaringan 5G. Akan seperti apa dampaknya? Saya tidak yakin. Tetapi saya percaya akan ada dampaknya," ujar Lu.
Ungkapan sejalan dengan desakan China kepada Kanada untuk membuat keputusan yang bijaksana untuk menanggapi masalah bilateral kedua negara.


Hubungan antara China dan Kanada menjadi sangat dingin bulan lalu setelah pihak berwenang Kanada menangkap Meng Wanzhou, Direktur Keuangan Huawei, atas permintaan ekstradisi Amerika Serikat.

China lantas menahan dua warga Kanada dan bulan ini China mengadili seorang lelaki Kanada yang sebelumnya dinyatakan bersalah atas penyelundupan narkoba. Lelaki ini akan dijatuhkan hukuman mati.

Perdana Menteri Justin Trudeau menuduh Beijing secara sewenang-wenang menggunakan hukuman mati dan memanggil para pemimpin dunia untuk meminta dukungan mereka.
Lu mengatakan saat Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland pergi ke Forum Ekonomi Dunia di Davos pekan depan, dia harus menghindari 'diplomasi mikrofon'.

"Jika Kanada memiliki ketulusan menyelesaikan masalah ini, maka Kanada tidak akan melakukan hal seperti itu. Kami berharap Kanada berpikir dua kali sebelum melakukan tindakan apa pun, "katanya.

Sebagai tanggapan, Freeland mengatakan Kanada tidak berniat mengubah pendekatannya.

"Kami akan terus berbicara setiap hari dengan sekutu kami tentang situasi ini," katanya kepada wartawan di sela-sela retret kabinet di Sherbrooke, Quebec.
Dia menolak untuk memberikan rincian tentang ulasan ke dalam teknologi 5G. Sebuah sumber Kanada yang secara langsung mengetahui kasus ini mengatakan studi itu tidak akan dirilis dalam waktu dekat.

Huawei memiliki operasi kecil di Kanada, hanya mempekerjakan 1.000 orang. Namun perusahaan mengatakan awal tahun ini telah menjadi penyandang dana penelitian dan pengembangan terbesar ke-25 di Kanada, berkat kemitraan dengan universitas lokal. (age/age)