Sebagian Pengguna China Bisa Kembali Akses Bing

CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 09:48 WIB
Sebagian Pengguna China Bisa Kembali Akses Bing Ilustrasi (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mesin pencari Microsoft Bing sudah kembali bisa diakses oleh beberapa pengguna internet di China, Kamis (24/1) sore. Sehingga kemungkinan layanan asing ini sudah dipulihkan dari pemblokiran oleh Great Firewall negara itu.

Situs Bing sudah bisa diakses lewat perangkat mobile dan koneksi breadband. Namun, beberapa pengguna lain menyebut masih kesulitan untuk mengakses situs itu.

Masih belum jelas apakah pemulihan layanan ini akan berlangsung permanen atau sementara. Microsoft tidak merespon permintaan untuk melakukan konfirmasi. Paad Rabu (23/1), Microsoft menyebut kalau Bing diblokir di China dan tengah mencari cara untuk menyelesaikannya.


Ketika pengguna mengakses Bing di alamat cn.bing.com dari China daratan, pengguna akan diarahkan ke laman yang menyebut kalau server layanan ini tak dapat dicapai.

Bagian administrasi pemerintah China yang melakukan pengawasan internet (Cyberspace Administration of China-CAC) tidak merespon ketika dihubungi via fax mengenai pemblokiran ini.

Bing adalah satu-satunya mesin pencarian asing yang bisa melewati Great Firewall karena pemerintah China menyaring hasil pencarian terkait topik sensitif. Satu-satunya pesaing Bing adalah mesin pencari China, Baidu.

Jika Bing diblokir, ini akan menjadi kali kedua diblokirnya layanan Microsoft di tanah China. Sebelumnya, Skype telah diblokir pada November 2017. Aplikasi layanan telepon internet dan pesan instan itu juga ditarik dari toko aplikasi App Store Apple dan Play Store Android di China.

Mesin pencari Google telah diblokir dari China sejak 2010. Presiden China Xi Jinping terus melakukan pengendalian ketat internet di China sejak 2016. Rabu kemarin CAC telah menghapus lebih dari 7 juta informasi di internet dan 9.382 aplikasi mobile. (eks/eks)