Menanggapi hal tersebut, CEO dan Presiden Direktur Indosat Ooredoo Chris Kanter mengatakan pemerintah idealnya mengurungkan salah satu janji kampanye Pilpres 2014 untuk buyback saham perusahaan dari tangan Qatar.
Chris yang menjadi komisaris Indosat sejak 2010 ini mengatakan Jokowi hendak merealisasikan rencana tersebut sejak 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alih-alih melepas satu anak perusahaannya, Qatar justru tengah berencana menambah daftar operator telekomunikasi untuk masuk dalam grup Ooredoo.
CEO Indosat Chris Kanter. (Indosat) |
Sebelumnya pada 29 November 2018 Chris didampingi Mensesneg Pratikno melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana yang salah satu agendanya terkait rencana buyback saham Indosat.
Pemerintah Indonesia pada tahun 2002 menjual 41,94 persen saham Indosat kepada Singapore Technologies Telemedia seharga US$627 juta. STT kemudian melepas kepemilikannya ke pihak Qatar Telecom (Ooredoo). (evn/age)
CEO Indosat Chris Kanter. (Indosat)