SpaceX Ajukan Izin Bangun Satu Juta Stasiun Bumi

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 09:38 WIB
SpaceX Ajukan Izin Bangun Satu Juta Stasiun Bumi Ilustrasi. (SpaceX-Imagery/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- SpaceX telah mengajukan izin kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC) untuk bisa mengoperasikan hingga satu juta stasiun Bumi. Stasiun Bumi tersebut untuk konstelasi Starlink milik SpaceX yang terdiri dari 4.425 satelit komunikasi Ku Band dan Ka Band.

Dilansir dari Parabolic Arc, Starlink ini rencananya akan diluncurkan akhir tahun ini.

"Terminal pengguna ini menggunakan teknologi pembentukan balok bertahap dan pengolahan digital bertahap untuk memanfaatkan sumber daya spektrum Ku-band yang sangat efisien dengan mendukung sinar antena terarah dan sistem yang melacak satelit orbit rendah," papar SpaceX.
Stasiun Bumi akan dikerahkan di Amerika Serikat, Alaska, Hawaii, Puerto Rico, dan Kepulauan Virgin AS.


"Seperti yang diakui Komisi, banyak komunitas di seluruh Amerika Serikat dan dunia masih kekurangan akses ke konektivitas broadband yang dapat diandalkan. Kurangnya akses ini menghalangi banyak orang untuk sepenuhnya berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, sosial, dan sipil," tambah keterangan SpaceX.

"Untuk membantu menutup kesenjangan digital ini, SpaceX merancang, membangun, dan menggunakan sistem satelit yang inovatif, hemat biaya, dan efisien spektrum yang mampu memberikan layanan broadband yang kuat kepada pelanggan di seluruh dunia," tulis dokumen SpaceX. (age/age)