Salah satu target utama Samsung adalah para mitra pengemudi ojek online yang membutuhkan ponsel dengan kapasitas besar untuk bekerja.
Pengemudi ojek online sangat mengandalkan baterai ponselnya agar bisa mencari nafkah. Selvia mengatakan M20 bisa menjadi solusi agar pengemudi ojek online tak perlu lagi khawatir ponselnya kehabisan baterai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selvia mengatakan pihaknya menyadari ponsel pintar telah menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Ponsel pintar memiliki fungsi penting bagi pengguna sebagai perangkat untuk tetap terkoneksi, memudahkan rutinitas sehari-hari, dan menghubungkan mereka dengan orang-orang di sekitarnya.
Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick |
"Kami lihat ada satu konsumen yang tidak bisa dibedakan umur-umurnya. Sekarang itu semua butuh ponsel pintar, teknologi semakin canggih, aktivitas kita seluruhnya didukung ponsel," kata Selvia.
Sebagai informasi, ponsel Galaxy M20 bersama Galaxy A9 menjadi ponsel dengan kapasitas baterai terbesar yang pernah diproduksi Samsung. Hanya saja perbedaannya A9 dibanderol dengan harga Rp7 jutaan, sedangkan M20 dibanderol dengan harga Rp2,8 juta.
"Bukan hanya baterai besar tapi fast charging. Kalau 5000 mAh itu besar sekali, kalau pakai charger biasa akan sangat lama. Makanya butuh flash charge," kata Selvia.
Dalam kesempatan yang sama, Product Marketing Manager Ju Yong mengatakan pihaknya juga melihat fenomena masyarakat di daerah-daerah di luar perkotaan yang masih banyak menggunakan feature phone. Alasan mereka masih setia menggunakan feature phone karena kapasitas baterai ponsel pintar dinilai sangat rendah.
"Konsumen pakai feature ponsel. Mereka takut ganti ke ponsel pintar karena baterainya dianggap cepat habis," kata Ju Yong. (jnp/evn)
Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick