Mengutip BBC, Zuckerberg menolak untuk terlibat dalam investigasi yang dilakukan oleh komite DCMS yang dibentuk oleh parlemen Inggris selama 18 bulan terkait disinformasi dan berita palsu yang dilakukan oleh pihak Facebook.
Laporan yang dibuka oleh komite DCMS itu menyatakan bahwa Facebook telah sengaja melanggar privasi data dan undang-undang soal persaingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu juga menunjukkan bahwa regulator harus mengawasi hubungan antara industri berita dengan perusahaan raksasa teknologi itu.
Selain itu, Wright dan Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid juga akan merilis 'buku putih' pekan depan yang berisi berbagai proposal legislatif maupun non-legislatif guna menangani risiko saat menggunakan platform dunia maya itu.
Salah satu kekhawatiran utama Wright dan Javid ialah bagaimana membuat dunia maya 'lebih aman' dari aktivitas ilegal seperti eksploitasi anak serta intimidasi dan pelecehan seksual di dunia maya.
Buku putih yang akan disusun oleh parlemen Inggris itu juga berisi masukan dari berbagai perusahaan teknologi yang dikunjungi Wright dan James selama seminggu.
Wright berharap proposal yang ia namai 'buku putih' itu pada akhirnya akan menjadi model bagi negara-negara lain yang ingin meredam dampak negatif dari Facebook. (din/age)