3 Sektor Bisnis yang Berpotensi Lahirkan Unicorn

CNN Indonesia | Rabu, 27/02/2019 08:25 WIB
3 Sektor Bisnis yang Berpotensi Lahirkan Unicorn Ilustrasi unicorn. (Foto: Istockphoto/Yuri_Arcurs)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memprediksi akan ada tiga sektor bisnis yang akan menghasilkan perusahaan rintisan berstatus unicorn dengan nilai valuasi US$1 miliar.

Rudiantara mengatakan potensi pertama ada di sektor pendidikan. Aplikasi seperti Ruangguru dan Extramarks bisa dijadikan pilihan untuk pendidikan digital. Terlebih melihat tren pendidikan berbasis teknologi yang digandrungi siswa yang membutuhkan pendidikan tambahan di luar pendidikan formal.

"Saya selalu katakan potensi unicorn berikutnya satu dari pendidikan Edutech. Karena belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia kita ini hampir Rp500 triliun," kata Rudiantara di Kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (26/2).


Potensi kedua sektor yang bisa menghasilkan startup unicorn adalah kesehatan. Kesehatan berbasis digital seperti HaloDoc, Alodokter, hingga Dokter.id menawarkan layanan konsultasi daring dengan dokter.

Selain itu Rudiantara mengatakan APBN di sektor kesehatan mencapai angka Rp123,1 triliun. Oleh karena itu ia yakin perusahaan startup bisa menyerap APBN ini sehingga bisa menghasilkan unicorn

"Kedua health tech, kesehatan, karena 5 persen APBN kita belanja kesehatan," ucapnya.

Sektor ketiga yang berpotensi menghasilkan unicorn adalah sektor gaya hidup. Perusahaan starup yang bergerak di bidang pemesanan konser, menjual fesyen, atau travel diyakini Rudiantara bisa menjadi unicorn.

"Ketiga yang berkaitan dengan lifestyle. Terutama anak anak muda Indonesia. Seperti leisure, ada tiket, ada penginapan ada macam-macam," kata Rudi. (jnp/evn)