Toyota Tertarik Ekspor SUV dan Mobil Hibrida ke Australia

ray, CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 12:07 WIB
Toyota Tertarik Ekspor SUV dan Mobil Hibrida ke Australia Pekerja di pabrik produksi Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Karawang, Jawa Barat. (Foto: CNN Indonesia/Tachta Citra Elfira)
Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota Indonesia punya kesempatan ekspor mobil ke Australia setelah ada kesepakatan kemitraan ekonomi komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) antara kedua negara.

Melihat kemungkinan tersebut, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono mengungkapkan wacana mengirim kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) dan mobil hibrida serta mobil listrik ke negeri kanguru.

"Kalau sekarang itu tren SUV style. Kami berpikir ke arah situ. Ke depan electric vehicle yang masyarakat suka, internasional juga suka. Secara global trend produk hampir sama, tapi SUV akan menjadi tren baru global," kata Warih kepada media di Jakarta, Selasa (19/3).


Menurut Warih pihaknya optimistis mobil Toyota produksi Indonesia bisa bersaing dengan negara lain seperti Thailand, Jepang, China, dan India. Untuk itu lanjut Warih, TMMIN harus mempersiapkan Indonesia menjadi basis produksi untuk kebutuhan konsumen di Australia.

Di satu sisi TMMIN dijelaskan Warih mempersiapkan diferensiasi produk ekspor untuk masing-masing negara. Salah satu contoh mencari 'ramuan' yang sesuai untuk pasar Australia.

Sebab dikatakan Warih pasar otomotif Australia menganut regulasi Eropa, alasan itu dari sisi produk ada yang perlu diperhatikan terutama dari sisi fitur keselamatan. Sementara spesifikasi lain, ia menjamin kualitas produksi TMMIN sudah sesuai untuk Australia.

"Tapi memang ada regulasi. Karena kalau Asia regulasi, tapi Australia unik, ikut Eropa regulasi. Itu ada modifikasi soal safety feature itu yang kami siapkan," tutup Warih.

[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)