Google Buat Dewan Penasihat Global untuk AI-Etika Teknologi

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 23:47 WIB
Google Buat Dewan Penasihat Global untuk AI-Etika Teknologi Ilustrasi. (CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Alphabet Inc meluncurkan dewan penasihat global untuk mempertimbangkan masalah etika seputar kecerdasan buatan dan teknologi baru lainnya pada Selasa, (27/3).

Wakil Presiden Senior Google Kent Walker mengungkap dewan penasihat ini terdiri dari pakar teknologi, ahli etika digital, dan orang-orang dengan latar belakang kebijakan publik. Nantinya, dewan ini dijadwalkan untuk menerbitkan laporan pada akhir 2019.

Kelompok ini dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi kepada Google dan perusahaan lain dan para peneliti yang bekerja di berbagai bidang. Salah satunya perangkat lunak untuk pengenalan wajah. Pasalnya, teknologi ini sempat memicu kekhawatiran akan memicu rasial dan keterbatasan lainnya.
"Kami ingin memiliki pembahasan yang paling informatif," kata Walker di atas panggung di acara MIT Technology Review di San Francisco.


"Kami ingin duduk bersama dewan dan melihat agenda apa yang ingin mereka tetapkan di masa depan,"

Google sudah memiliki prinsip AI internal sendiri, salah satu di antaranya adalah melarang perusahaan menggunakan AI untuk mengembangkan senjata.

Beberapa nama mulai muncul dan menjadi bagian dari delapan anggota Dewan Penasihat tersebut yakni Profesor bidang komputer University of Bath Joanna Bryson, Mantan Wakil Menteri Luar Negeri AS William J Burns dan Kepala eksekutif startup drone Trumbull, Dyan Gibbens. (age/age)