Head of Operations IDC Indonesia Mevira Munindra mengatakan keenam dimensi tersebut adalah Strategi, Investasi, Budaya, Kapabilitas, Infrastruktur dan Data.
"Dalam mengadopsi Al secara menyeluruh, temuan penelitian kami menyebutkan Indonesia belum siap untuk hal tersebut. Untuk berhasil dalam penerapan Al, Indonesia perlu meningkatkan kesiapannya secara substansial," ujar Mevira pada acara Media Briefing Microsoft Innovation Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (26/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee mengatakan teknologi AI bisa membantu manusia untuk mencapai hal - hal yang belum terbayangkan.
"Hal itu karena Al adalah teknologi yang secara signifikan dapat mempercepat transformasi bisnis, memungkinkan inovasi, mendorong produktivitas karyawan, dan memastikan pertumbuhan lebih lanjut dari sebuah negara," kata Haris.
Penelitian ini diikuti oleh 1.605 pemimpin bisnis dan 1.585 karyawan di seluruh Asia Pasifik, termasuk 112 pemimpin bisnis dan 101 karyawan di Indonesia. (jnp/evn)