Pajero Sport 'Jadul' Siap Dikoprek Siswa SMK

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 29/03/2019 18:59 WIB
Pajero Sport 'Jadul' Siap Dikoprek Siswa SMK MItsubishi Pajer Sport. (Foto: ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyiapkan sembilan unit Pajero Sport untuk disumbangkan ke tujuh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia dan dua Lembaga Pelatihan Kerja di Jakarta serta Bandung.

Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura mengatakan sekolah yang terpilih tidak hanya mendapat unit Pajero Sport, melainkan juga mendapat pelatihan khusus terkait teknologi Mitsubishi.

"MMKSI berharap dengan dilaksanakannya program ini, dapat memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi masa depan pendidikan di Indonesia serta memberikan kontribusi untuk negara terutama industri, khususnya industri otomotif," ujar Nakamura di Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (28/3).


Unit yang disumbangkan bukan generasi terbaru Pajero Sport yang resmi meluncur pada 2016, melainkan model generasi sebelumnya. Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro mengatakan model lama sudah mewakili teknologi Mitsubishi secara keseluruhan, terutama yang tertanam pada Pajero Sport saat ini.

"Pajero Sport ini sudah mewakili model yang sekarang. Kalau di pendidikan ada tiga tahap, ini bisa sekaligus sampai tahap ketiga," ujar Irwan.

Irwan menuturkan tidak menutup kemungkinan pihaknya bakal menyodorkan model baru jika suatu saat nanti dibutuhkan. Irwan juga mengatakan pihaknya telah menghibahkan mesin Mitsubishi Xpander untuk diutak-atik siswa dan siswi SMK.

Bantuan unit dan pelatihan ini menurut Irwan sudah dilakukan kepada sekolah terpilih sejak 2014. Hingga kini terdata telah ada 33 SMK yang bekerjasama, 29 unit kendaraan Mitsubishi didonasikan, serta 495 siswa SMK mendapat pelatihan.

Kepala Departemen Divisi Pelatihan dan Penjualan Mulyanto mengatakan besar kemungkinan siswa SMK yang sudah dibina langsung menjadi pegawai pada dealer Mitsubishi.

Dalam datanya, Mulyanto menyatakan selama 2018 sebanyak 102 siswa SMK binaan direkrut menjadi mekanik mobil-mobil Mitsubishi.

"Jadi mereka lulus sekolah bisa langsung kerja," kata Mulyanto. (ryh/fea)