Winny mengatakan kerja sama ini diperlukan untuk memperluas penerapan transaksi non tunai agar bisa diterapkan dengan cepat di Indonesia.
"Dalam waktu yang cepat memang dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk, pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan regulator. Pasar-pasar tradisional kami sangat terbuka untuk kerja sama. kata Winny saat ditemui usai kunjungan ke pasar Modern Town Market Tangerang, Kamis (4/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gojek Investasi Dua Perusahaan India |
"Kami mau dan semangat untuk kerja sama dengan pasar PD Jaya dan Asosiasi Pasar Indonesia. Jadi pasar tradisional bisa nikmati kemudahan-kemudahan seperti pedagang-pedagang pasar modern," imbuhnya.
"Semakin banyak pemain nanti juga akan bagus. Makin banyak program dan promo-promo. Jumlah UMKM di Indonesia sangat banyak ya. Terakhir itu 68 juta," ungkapnya.
Dengan begitu, potensi bisnis yang bisa digarap oleh pemain uang digital masih besar. Kolaborasi serta edukasi dari pemain uang digital dibutuhkan agar UMKM bisa mulai menggunakan layanan ini.
"Kita saat ini baru dalam kurang dari setahun sudah 126 ribu. Tapi biar lebih cepat memang harus banyak pemain, biar kita juga edukasi bisa bersama dan masuk bersama-sama. Jadi Indonesia bisa makin cepat buat non tunai," imbuhnya. (jnp/evn)