Namun sampul berbahan plastik yang mendukung tampilan ponsel ini juga memiliki kelemahan membuat bodi ponsel menjadi begitu licin dan kotor karena meninggalkan banyak jejak sidik jari.
Kelebihan
- Tampilan menarik
- Kamera bagus di kondisi kurang cahaya
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Baterai kecil
- Sampul meninggalkan banyak jejak sidik jari dan licin jika tak diberi softcase
Spesifikasi Nokia 5.1 Plus
| Layar | IPS LCD, 5.86 inches, 720 x 1520 pixels, rasio 19:9 (~287 ppi density) |
| Dimensi | 149.5 x 72 x 8.1 mm (5.89 x 2.83 x 0.32 in) |
| Berat | 0.78 W/kg (head) 1.89 W/kg (body) |
| Sistem operasi | Android 8.1 (Oreo), upgradable to Android 9.0 (Pie); Android One |
| Kamera utama | Dual "13 MP, f/2.0, PDAF 5 MP, depth sensor"; 1080p@30fps |
| Kamera depan | 8 MP, f/2.2, 26mm (wide) |
| Chipset | Mediatek MT6771 Helio P60 (12 nm) |
| Memori (RAM/ROM) | 64 GB, 4/6 GB RAM or 32 GB, 3 GB RAM |
| Memori eksternal | microSD, up to 400 GB |
| Baterai | Non-removable Li-Ion 3060 mAh battery |
| Fitur lain | Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass; Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot; FM radio; 4.2, A2DP, LE; 3,5 mm jack |
| Harga | Rp2,3 juta |
Bagian belakang ponsel ini menggunakan pelapis berbahan seperti kaca sehingga memberi kesan mewah. Sisi negatifnya, sampul ini meninggalkan jejak sidik jari pada bodi ponsel. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Foto: CNN Indonesia/Eka Santhika
Foto dalam ruangan Nokia 5.1 Plus, kurang baik memproduksi warna merah di kondisi ruangan yang kurang cahaya (CNN Indonesia/Eka Santhika)
Foto dalam ruang dengan pencahayaan lebih baik (CNN Indonesia/Eka Santhika)
Pengguna bisa memilih pengaturan manual pada ponsel ini, baik untuk ISO, fokus, dan white balance (CNN Indonesia/Eka Santhika Parwitasari)
Fitur fokus makro Nokia 5.1 Plus (CNN Indonesia/Ervina Anggraini)
Kamera selfie mampu mengambil gambar dengan kamera depan cukup baik meski dalam situasi kurang cahaya (CNN Indonesia/Eka Santhika)