Memasuki Masa Tenang, Tagar #UASDifitnahKejiBalasdiTPS Ramai

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 17:45 WIB
Memasuki Masa Tenang, Tagar #UASDifitnahKejiBalasdiTPS Ramai Ilustrasi. (AFP PHOTO / JONATHAN ALCORN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Netizen di Twitter menggaungkan tagar #UASDifitnahKejiBalasDiTPS usai aksi peretas akun Twitter @saiddidu. Akun Said Didu yang diretas tersebut menuding Ustaz Abdul Somad (UAS) memiliki rumah dari Capres 02 Prabowo Subianto hingga berselingkuh. Unggahan itu dicuitkan pada Sabtu (13/4) malam.

Sejumlah akun yang didominasi pendukung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencuitkan pembelaan mereka kepada ulama kondang asal Riau itu.






Sebagian lainnya mencoba untuk terus menggaungkan tagar #UASDifitnahKejiBalasDiTPS sebagai ungkapan rasa kecewa. Hingga pukul 13.36WIB, tagar #UASDifitnahKejiBalasdiTPS masih menduduki puncak topik terpopuler Indonsesia di Twitter.



 

Melalui akun instagram pribadinya, UAS pun membantah tudingan yang dialamatkan kepada dirinya. Pada foto pertama yang berwarna hitam putih, terlihat UAS saat berceramah. Pada foto itu juga ditempelkan foto berukuran kecil ketika dirinya berpelukan dengan Prabowo.

UAS pun membubuhkan keterangan, "Menjadi marah hanya karena berbeda pilihan. Lalu marah berubah menjadi fitnah. Menunjukkan akal tak lagi mengikat nafsu. Semoga kita tetap jaga NKRI dengan kelapangan hati," tulisan di foto tersebut diakhiri dengan tagar #SaveUAS.

Pada foto kedua, terlihat UAS berpelukan dengan Prabowo. Dalam foto itu, ia menuliskan keterangan,"Pilpres tetap ada lima tahun sekali dari dulu hingga kini. Pilpres 2019 bagi UAS? Memperlihatkan mana teman sejati, mana lawan berbaju kawan selama ini."
Sementara pada unggahan foto terakhir, tertulis "Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar. Fitnah yang muncul pasca-pertemuan dengan Prabowo sudah dipersiapkan dengan matang sebelumnya."

[Gambas:Instagram]

Foto ini diunggah UAS sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (14/4). Hingga saat ini unggahan itu telah disukai oleh 1 juta pengguna dan mendapatkan 51 ribu lebih komentar yang berisi dukungan kepada ulama kondang itu. (din/age)