Usai Pensiun, Pendiri Foxconn Mau Maju di Pilpres Taiwan

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 18:54 WIB
Usai Pensiun, Pendiri Foxconn Mau Maju di Pilpres Taiwan Pendiri Foxconn, Terry Gou. (Foto: REUTERS/Kyodo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendiri Foxconn Terry Gou tengah mempertimbangkan untuk mencalonkan diri di ajang pemilihan presiden Taiwan pada 2020 mendatang.

Kendati demikian, Gou belum mengungkapkan partai mana yang akan menjadi kendaraan politiknya.

"Saya tidak tidur tadi malam, 2020 adalah kunci bagi Taiwan. Situasi menegangkan dengan China adalah karena ini merupakan titik balik bagi Taiwan di bidang politik, ekonomi, dan pertahanan selama 20 tahun ke depan," kata Gou disela acara 40th Anniversary of the Taiwan Relations Act, Selasa (16/4).


Mengutip Reuters, ia mengaku keputusan untuk maju di Pilpres Taiwan diambil setelah ia berpikir soal kontribusinya untuk negara.

"Jadi saya bertanya pada diri sendiri sepanjang malam. Saya perlu bertanya pada diri sendiri apa yang bisa saya lakukan. Apa yang bisa saya lakukan untuk kaum muda? 20 tahun ke depa akan menentukan nasib mereka," imbuhnya.

DI sisi lain, sejumlah pengamat mengatakan besar kemungkinan AS tidak akan menyambut baik keinginan Gou untuk mencalonkan diri di Pilpres Taiwan.

"Saya pikir Amerika Serikat tidak akan terlalu senang melihatnya [keinginan Gou menjadi capres Taiwan] karena ia dekat dengan China dan saat ini AS juga sedang menghadapi masalah dengan China," ujar pengamat politik di Universitas Chang Jung Taiwan, Shane Lee.

Gou mengisyaratkan rencana untuk pensiun dari jabatannya sebagai pimpinan Foxconn. Pria berusia 69 tahun ini memastikan diri akan berada di balik layar sebagai chairman perusahaan.

Menyoal alasannya pensiun, Gou mengatakan ia undur diri demi memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memimpin perusahaan pemasok perangkat besutan Apple tersebut. Rencana pensiunnya itu sempat disinggung pada rapat pemegang saham setahun silam. (din/evn)


BACA JUGA