Jalan Ibu Kota Sepi Kendaraan pada Hari Pemilu 2019

Febri Ardani, CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 11:23 WIB
Jalan Ibu Kota Sepi Kendaraan pada Hari Pemilu 2019 Kendaraan melintas di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (17/4/2019). Sejumlah jalan di Ibu Kota tampak lengang saat pelaksanaan Pemilu 2019. (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah ruas jalan yang biasanya jadi titik kepadatan lalu lintas di Ibu Kota terpantau tidak seramai kendaraan seperti biasanya pada hari Pemilihan Umum (Pemilu), Rabu (17/4).

Berdasarkan laporan akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, sejak pagi kondisi lalu lintas lowong terpantau terjadi di kawasan Cawang Interchange, Grogol, Mangga Dua, Senayan, dan Jalan Rasuna Said di Kuningan.




Antara juga melaporkan situasi sepi kendaraan pada hari pencoblosan terjadi di jalan tol. Ruas jalan Tol Sedyatmo yang menghubungkan Bandara Soekarno Hatta dengan Jakarta sepi kendaraan roda empat, begitu juga di Tol Jakarta - Merak dan tol dalam kota.

Kondisi sepi kendaraan di Jakarta jarang terjadi di Ibu Kota. Biasanya kejadian seperti ini cuma fenomena tahunan pada momen Lebaran saat sebagian besar warga Jakarta menjalani mudik.

Namun beda dari mudik, Pemilu cuma terjadi lima tahun sekali. Pada tahun ini rakyat Indonesia yang punya hak pilih bakal menentukan secara serentak pejabat presiden dan anggota legislatif untuk periode 2019 - 2024.


Ada lima jenis kertas suara yang dicoblos masyarakat, yakni untuk memilih presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD. Masing-masing punya identitas warna yang berbeda.

Presiden baru, entah Joko Widodo atau Prabowo Subianto, bakal menentukan kelanjutan arah perkembangan otomotif di Tanah Air. Saat ini industri otomotif sedang menunggu kebijakan terkait harmonisasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan  kendaraan listrik.

Banyak pihak percaya kebijakan baru itu akan membuka pasar otomotif dalam negeri lebih lebar hingga menambah penjualan tahunan kendaraan lebih tinggi dari hasil tahun lalu. Namun perlu disadari semakin tinggi penjualan berarti semakin banyak kendaraan yang beredar, hal itu bisa berdampak negatif, salah satunya macet, bila kondisi jalan tidak mengikuti perkembangan. (fea)