Fitur Free Call (VoIP) ini merupakan keberlanjutan dari fitur teknologi penyamaran nomor telepon yang telah diluncurkan Grab. Free Call (VoIP) memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan antar aplikasi tanpa biaya.
Sementara fitur pengenalan wajah (Passenger Selfie Verification) memungkinkan pengguna yang baru pertama kali menggunakan layanan Grab, guna melakukan verifikasi wajah terlebih dahulu sebagai bentuk identifikasi sebelum mereka memesan kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi beralasan bahwa dibuatnya dua fitur tersebut, berdasarkan sejumlah kasus pelecehan penumpang yang sempat ramai.
Sayangnya, Neneng tak dapat memastikan secara pasti angka pelecehan seksual yang dialami oleh pengemudi maupun pelanggan.
Menyoal pengguna fitur pengenalan wajah atau Passenger Selfie Verification di Malaysia sempat turun sebesar 30 persen. Grab mengatakan pihaknya akan terus mencoba menurunkan angka kejahatan.
Dua fitur baru ini akan memperkuat inisiatif 'Roadmap Teknologi Keselamatan' yang sebelumnya telah dikenalkan. Salah satu fitur untuk mendukung keselamatan pengguna ini salah satunya seperti penyamaran nomor telepon pemanggil (Number Masking).
Melalui fitur itu, Grab akan menggunakan nomor telepon virtual dalam tiap perjalanan yang dilakukan melalui aplikasi, sehingga mitra pengemudi dan penumpang tidak akan memiliki akses kepada nomor telepon pribadi masing-masing.
Selain itu, terdapat fitur bagikan lokasi perjalanan atau Share My Ride. Melalui fitur ini, penumpang dapat membagikan tautan yang terhubung perjalanannya bersama Grab kepada orang-orang terdekat yang dapat dipantau secara real-time.
Terakhir fitur kamera keamanan GrabSiaga. Demi mewujudkan fitur ini, Grab bekerja sama dengan JVCKENWOOD untuk menghadirkan kamera keamanan dalam armada GrabCar guna mencegah tindakan yang tak diinginkan dari mitra pengemudi maupun penumpang atau perilaku mengemudi agresif. (din/eks)