Melihat Lebih Dekat Persiapan Eksplorasi NASA ke Mars di 2020

CNN Indonesia | Kamis, 25/04/2019 19:47 WIB
Melihat Lebih Dekat Persiapan Eksplorasi NASA ke Mars di 2020 Ilustrasi planet Mars. (Foto: REUTERS/Thomas Peter)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) tengah mempersiapkan misi eksplorasi Mars yang rencananya akan meluncur pada 2020 mendatang. Sebagai bagian dari persiapan, NASA mulai melakukan serangkaian persiapan termasuk uji coba rover.

Persiapan ini idlakukan di high bay 1, fasilitas laboratorium pendorong jet milik NASA di Pasadena, California, AS. Sejumlah komponen persiapan eksplorasi mulai dari sistem peluncuran hingga pendaratan mulai dilakukan.

Rover ini didesain serupa Curiosity dengan penambahan serangkaian penelitian, seperti tangan robotik yang bisa mengebor permukaan tanah dan mengumpulkan sampel bebatuan.


Manajer perakitan, pemeriksaan, dan operasi peluncuran Mars 2020 mengatakan timnya hendak memastikan rover dan semua perangkat pendukung bisa diangkut menggunakan roket Atlas V.

Proses persiapan dimulai dengan menempatkan jenjang pendarat bertenaga roket di atas rover pengganti. Setelah semua komponen dan perangkat penelitian diperiksa ulang, penutup kapsul akan diturunkan menggunakan mesin derek.

Jika semua dirasa cocok, maka kerucut pelindung parasut dan mesin perjalanan akan dipasang untuk membawa rover menuju Mars. Seluruh komponen pesawat akan diatur sedemikian rupa agar teknisi dan operator bisa mengatur posisi pendarat pesawat pembawa rover.

"Menyiapkan semua perangkat adalah pencapaian penting dalam misi kami. Senang rasanya bisa melihat perangkat disiapkan dengan baik seakan menunggu komponen selanjutnya dipasang," terang Gruel seperti dilansir Nineplanets.

Usai proses ini, NASA akan melakukan proses pemindahan ke pabrik pengetesan yang melakukan tes akustik yang meliputi 'hujan' gelombang suara seperti halnya yang terjadi ketika pesawat luar angkasa menembus atmosfer.

Percobaan ini akan menguji kemungkinan adanya sekrup yang longgar atau komponen lain yang macet. Berikutnya, percobaan akan dilakukan dalam ruang hampa udara selama sepekan sebagai proses simulasi lingkungan ekstrem di luar angkasa.

"Setelah uji akustik dan vakum, pesawat akan dibongkar kembali untuk melalui serangkaian percobaan. Semuanya akan dilakukan sampai roket Atlas selesai dirakit dan rover menuju Monas pada Juli 2020. Sejauh ini akan ada serangkaian proses perakitan, uji coba, dan modifikasi," terang Gruel.

Menyusul rencana ini, dalam laman resminya NASA mengungkapkan akan mengirimkan rover penjelajah yang membawa rover ke Mars pada Juli atau Agustus 2020 dari Cape Canaveral, AS. Rover ini akan bertugas melakukan penelitian jangka panjang dengan mencari jejak kehidupan mikroba masa lampau hingga mengidentifikasi sumber daya pendukung kehidupan di Planet Merah.

[Gambas:Video CNN] (lea/evn)