"Angkatan laut sedang memperbarui dan meresmikan proses di mana laporan tentang dugaan serbuan [benda-benda terbang] semacam itu dapat dilakukan kepada pihak yang berwenang," kata Juru Bicara Angkatan Laut AS dikutip CNN.
Hal ini dilakukan sebagai reaksi atas sejumlah kesaksian atas pesawat terbang canggih yang mengganggu kelompok penyerang AL AS, formasi dan fasilitas militer AS lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen Pertahanan AS atau yang biasa disebut Pentagon sebenarnya sempat berupaya untuk mengevaluasi serangan dan fenomena di langit yang tidak dapat dijelaskan ini.
Sebelumnya, Politico pertama kali yang melaporkan bahwa Angkatan Laut AS telah menyelesaikan draf atau pedoman bagi para pilot yang melihat keganjalan yang ada di langit AS.
Namun kantor riset UFO Pentagon yang dikenal sebagai Program Identiikasi Ancaman Aerospace Tingkat Lanjut secara resmi ditutup pada 2012 silam.
Kantor itu telah menghabiskan US$25 juta untuk membuat serangkaian studi dan mengevaluasi berbagai serangan yang sulit dijelaskan. Salah satunya adalah mempelajari atas serangan terhadap jet tempur Angkatan Laut AS yang dikalahkan oleh objek terbang tak dikenal pada 2004. Objek terbang itu bahkan terbang dengan cara yang menentang hukum fisika yang dikenal manusia. (din/eks)