Plt Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan kategori politik mendominasi laporan hoaks pada April. Sejumlah kabar bohonr berupa serangan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden, partai politik peserta pemilu hingga penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu.
"Dari 486 hoaks selama April 2019, terdapat 209 hoaks kategori politik. Total hoaks kategori politik yang telah diidentifikasi sejak Agustus hingga April menjadi 620 hoaks," terang pria yang kerap disapa Nando dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenkminfo mencatat pada Agustus 2018 hanya menemukan 25 hoaks, meningkat menjadi 27 hoaks pada September 2018. Angka ini kembali meningkat menjadi 53 hoaks pada Oktober dan 63 hoaks pada November 2018. Di akhir tahun, hoaks yang teridentifikasi menjadi 75 konten.
Selain terkait politik, Kemenkominfo mencatat sejak Agustus 2018 hingga April 2019 ada 120 hoaks kategori pemerintahan, 200 hoaks terkait kesehatan, 159 hoaks terkait fitnah, 113 hoaks terkait kejahatan dan sisanya hoaks terkait isu agama, bencana alam, mitos, internasional, dan isu lainnya. (evn)