Skutik yang Cocok Buat Ojek Online

ray, CNN Indonesia | Selasa, 07/05/2019 18:38 WIB
Skutik yang Cocok Buat Ojek Online Pengemudi ojek online (ojol) sangat bergantung pada telepon genggam. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengemudi ojek online (ojol) sangat bergantung pada telepon genggam. Alat komunikasi jenis itu tidak boleh kehilangan daya, sebab semua aktivitas pekerjaan mereka berasal dari sana.

Selain untuk mencari penumpang dan alat berkomunikasi, telepon pintar juga kerap digunakan sebagai pemandu jalan via teknologi global positioning system (GPS). Oleh karena itu telepon genggam wajib aktif.

Sebenarnya ada beberapa sepeda motor yang sangat menunjang pekerjaan sebagai pengemudi ojek online. Deretan motor itu selain bentuknya yang wajar, motor juga memiliki fitur pengisian daya telepon genggam.


Motor yang masuk dalam klasifikasi tersebut ada Honda Scoopy. Skuter matik bergaya klasik tersebut menyediakan soket berdaya maksimal 12 volt.

Colokan ini tentu bakal membuat beban pengemudi ojek online berkurang karena tidak perlu lagi repot-repot membawa 'powerbank'. Cukup menggunakan kabel data, baterai telepon pintar pengemudi sudah dapat terisi.

Selain Scoopy, Honda juga menawarkan PCX. Selain menawarkan kenyamanan untuk pengemudi dan penumpang, PCX juga tersedia soket untuk mengisi daya gawai. Masyarakat tinggal pilih, Scoppy dengan harga Rp18,943 juta, atau PCX dibanderol mulai dari Rp28,68 juta.

Tidak hanya Honda, Yamaha juga turut menyempurnakan motornya dengan spot pengisian baterai telepon selular. Skutik Freego yang dijual mulai Rp18,8 juta tersebut sudah ada soket khusus.

Yamaha Lexi juga menawarkan hal yang sama yaitu soket pengisian daya telepon genggam. Yamaha menjual Lexi mulai dari Rp20,71 juta. Kelebihan motor dengan tempat mengisi daya baterai ponsel ini dirasakan salah satu konsumen.

"Selain buat kerja kantoran, saya kan jualan online jadi berguna banget colokan charger di Lexi. Enggak khawatir kehabisan baterai handphone karena bisa nyolok di Lexi ketika di jalan," kata pemilik motor, Tuntasari.

Suzuki juga punya produk yang sesuai dengan kebutuhan pengemudi ojol, yaitu Nex II. Motor senilai Rp15,1 juta tersebut punya soket pengisian yang terletak di ruang kompartemen depan.

VP Corporate Affairs Gojek Indonesia Michael Reza Say mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang motor yang digunakan mitra Gojek memiliki fitur soket pengisian daya baterai. Pihak Gojek mengatakan bahwa punya syarat dan ketentuan setiap motor yang beroperasi yang telah ditetapkan perusahaan.

Menurutnya, mitra pengemudi harus memiliki motor empat tak dengan kapasitas mesin maksimal 250 cc. Selain itu mitra Gojek juga harus memiliki SIM C aktif dan pajak sepeda motor yang digunakan harus aktif.

"Jadi kami punya syarat itu untuk motor mitra GoRide," tutup Reza, Selasa (7/5). (ryh/mik)