Google I/O

Google Akhirnya Ungkap Kemunculan Ponsel 'Murah' Pixel 3a

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 08:57 WIB
Google Akhirnya Ungkap Kemunculan Ponsel 'Murah' Pixel 3a Google I/O resmi dirilis. (Foto: REUTERS/Paresh Dave)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google akhirnya mengungkap kemunculan Pixel versi 'murah' untuk pertama kalinya yakni Pixel 3a di perhelatan Google I/O di Mountain View, California, AS, Selasa (8/5).

Sebagai versi murah, Google memangkas harga jual Pixel 3a setengah dari Google Pixel 3 yang dirilis setahun silam yakni menjadi US$399 (sekitar Rp5,7 juta). Bukan hanya itu, Google juga memangkas spesifikasi untuk ponselnya ini.

Berbeda dengan Pixel 3, kali ini Google hanya menyematkan satu kamera depan dan ketiadaan pengisian baterai nirkabel (wireless charging).


Google memastikan ponsel barunya ini akan tersedia secara resmi di 13 negara.

"Ini adalah waktu yang tepat [untuk ekspansi bisnis ponsel]. Saat memasuki pasar ponsel, ada baiknya kami fokus di satu titik, tapi kami sampai di titik untuk memperluas cakupan bisnis," terang vice president Google, Mario Queiroz seperti dilansir Reuters.

Selain Pixel 3a, dalam kesempatan yang sama Google juga mengungkap kemunculan varian lebih bongsor Pixel 3a XL yang dipasarkan mulai dari US$479 (sekitar Rp6,8 jutaan). Sebagai ponsel murah, keduanya menggunakan material plastik.

Perbedaan paling signifikan antara Pixel 3a XL dan PIxel 3a yakni pada ukuran layar dan bobot. Pixel 3a XL mengusung layar 6 inci dengan bobot 167 gram. Sedangkan Pixel 3a dibekali layar 5,6 inci dan bobot 147 gram.

Kemunculan ponsel murah ini menjadi strategi Google di tengah melemahnya permintaan ponsel di atas US$500 (Rp7 jutaan). Ditambah bulan lalu Google mencatat pada paruh pertama kemunculan Pixel angka penjualan terus meningkat seiring dengan meningkatkan kompetisi dan menurunnya permintaan ponsel premium.

Sejak muncul pertama kali tiga tahun lalu, ponsel Pixel mendapat ulasan positif terutama di aspek kamera dan teknologi kecerdasan buatan. Kemampuan fitur unggulan Pixel bahkan melampaui Samsung dan produsen ponsel Android lainnya. (Reuters/evn)