Alasan Keamanan, Inggris Tunda Kemunculan 5G

CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 13:53 WIB
Alasan Keamanan, Inggris Tunda Kemunculan 5G Ilustrasi. (Foto: AFP PHOTO / Pau Barrena)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Budaya, Media, Olah raga, dan Digital Inggris Jeremy Wright mengatakan pemerintah memutuskan untuk menunda kemunculan 5G atas alasan risiko keamanan.

Ia mengatakan penundaan ini sudah pasti ada dalam proses peluncuran teknologi baru. Pertimbangan keamanan aan menjadi perhatian pemerintah seiring dengan meningkatnya aksi peretasan.

"Kami tidak siap untuk melakukan itu [5G]. Jadi saya tidak mengecualikan kemungkinan adanya penundaan. Tujuan utama proses ini tak lain untuk memastikan keamanan jaringan," tandas Wright seperti dilansir Reuters.


Namun Wright tidak dapat memastikan kapan kapan akan merilis laporan keamanan yang dimaksud. Ia menjanjikan akan merilis laporan ancaman keamanan jaringan 5G 'tidak dalam waktu lama'.

Menyoal 5G, pada awal Mei lalu Perdana Menteri Theresa May memecat Menteri Pertahanan GAvin Williamson karena kebocoran informasi mengenai pembicaraan Dewan Keamanan Nasional dengan perusahaan teknologi asal China, Huawei.

Kebocoran informasi ini pertama kali terendus setelah The Telegraph memberitakan bahwa Inggris akan mengizinkan Huawei memegang peranan dalam pembangunan jaringan 5G di negaranya.

Lain halnya dengan Inggris, Korea Selatan justru mulai menerapkan 5G untuk kalangan terbatas yakni latihan militer. SK Telecom dan Akademi Militer Korsel mengembangkan program pelatihan berbasis 5G untuk tentara.

Pelatihan yang dimaksud berbentuk simulasi pemotretan VR seperti yang terlihat dalam fim Ready Player One.

Akademi 'pintar' yang dikembangkan dari hasil kolaborasi ini menggabungkan jaringan nirkabel 5G dengan teknologi terbaru, seperti kecerdasan buatan (AI), virtual reality (VR), augmented reality (AR), Internet of Things (IoT), cloud, big data, dan mobilitas. (Reuters/evn)