Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang PMO dan Ekonomi Digital Lis Sutjiati mengatakan 5.000 startup ini merupakan startup yang akan memberikan dampak positif untuk menyelesaikan permasalahan di Indonesia.
Gerakan ini merupakan program lanjutan dari Gerakan 'Nasional 1000 Startup Digital' yang dilaksanakan sejak Juni 2016. Saat itu gerakan tersebut telah diikuti oleh 48 ribu peserta di 10 kota di Indonesia. Tahun ini gerakan tersebut akan diselenggarakan di 15 kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 525 startup yang telah dianggap berkualitas baik ini berasal dari lintas sektor. Lis mengatakan dua sektor teratas adalah agrikultur dan pariwisata.
Setelah tahap pembekalan, akan disaring lagi menjadi 1.000 peserta agar startup bisa menghasilkan prototipe produk. Kemudian akan tersaring 500 peserta untuk memasuki tahap mentoring mendalam untuk menyiapkan strategi peluncuran produk.
Lantas 200 peserta tiap tahunnya akan masuk tahap inkubasi selama tiga bulan.
Lis menjelaskan program ini telah ditingkatkan dari segi kapasitas dan dan kualitas. Selain peningkatan dari segi jumlah kota, jumlah tenaga ahli dan mentor juga ditingkatkan untuk menampung kapasitas peserta.
Selain itu, Lis juga mengatakan sektor swasta dan lintas pemerintah juga dilibatkan dalam gerakan ini. Lis mengatakan Kominfo berkolaborasi agar startup bisa bermanfaat di ekosistem digital dan bisa mendapatkan pendanaan.
"Kota bertambah, program lebih variasi, dan partner juga bertambah. Kami juga telah beberapa perusahaaan seperti venture capital, dan lembaga pemerintah seperti BUMN, " ujar Lis. (jnp/eks)