Grab Imbau Pengemudi Jauhi Area Aksi 22 Mei

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 16:39 WIB
Grab Imbau Pengemudi Jauhi Area Aksi 22 Mei Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab mengimbau para mitra pengemudi agar menghindari beberapa lokasi kerusuhan penolakan hasil rekapitulasi 22 Mei. Imbauan ini dilakukan untuk menghindari potensi rentannya keselamatan pengemudi dan penumpang.

"Grab mengirimkan pesan dan imbauan kepada mitra pengemudi Grab (baik Grabcar, Grabbike, Grabfood, dan GrabEspress) untuk menghindari beberapa lokasi konsentrasi massa," kata Juru Bicara Grab kepada CNNIndonesia.com, Rabu (22/5).

Imbauan ini berupa pemberitahuan kepada pengemudi melalui pesan singkat dan aplikasi Grab. Dalam pesannya, Grab mengimbau agar pengemudi menghindari beberapa lokasi konsentrasi massa aksi 22 Mei.


"Termasuk area Bawaslu, KPU, Bundaran HI, Tanah Abang, Jati Baru, Cideng, Gambir dan area lainnya," ujar Grab.

Grab mengingatkan pengemudi untuk selalu menjaga keselamatan diri sendiri, penumpang, dan masyarakat umum di sekitar mereka dan tidak terprovokasi.

Grab mengatakan penyebaran pesan tersebut akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah di luar Jabodetabek. Grab mengatakan hal tersebut ketika ditanya apakah imbauan serupa juga diberikan kepada mitranya di luar Jabodetabek.

"Kami sesuaikan (pesan) tersebut di berbagai daerah, karena kami juga punya tim satgas keamanan yang memonitor keadaan," ujar Grab. 

Sebelumnya massa aksi yang menggelar demonstrasi di Bawaslu berakhir ricuh. Kericuhan terjadi sejak malam, Selasa (21/5). Hingga pagi ini kericuhan pun kembali terjadi bahkan menyebabkan korban jiwa karena luka tembak. 

Aksi demonstrasi di Bawaslu sendiri semula memang terjadi secara damai, aksi ini muncul setelah para elit politik dari kubu 02 Prabowo-Sandi berulang kali menyebut telah ada kecurangan yang terjadi secara terstruktur, Masif, dan sistematik dalam Pilpres kali ini.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)