Head of PR Blibli.com Yolanda Nainggolan menjelaskan media sosial tidak mempengaruhi penjualan karena Blibli.com adalah platform jual beli online bukan media sosial.
"Proses transaksi dan pengiriman juga diatur sepenuhnya melalui web dan apps kami. Karena itu, merchant partner bisa berjualan seperti biasa di tengah adanya pembatasan media sosial," kata Yolanda saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kominfo Sebut 7 Masalah E-commerce Indonesia |
"Maka pembatasan ini tidak terlalu berdampak pada Blibli," kata Yolanda.
"Berkaitan dengan peristiwa 22 Mei 2019, tidak ada dampak signifikan terhadap ekosistem kami. Kami tetap positif. Tokopedia juga percaya pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk menjaga situasi tetap kondusif," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.
"Pembatasan akses media sosial sendiri berlaku di platform Facebook, Instagram, dan WhatsaApp. Sehingga transaksi penjualan melalui mobile apps Shopee masih berjalan dengan normal," Country Brand Manager Shopee, Rezki Yanuar.
Shopee justru memprediksi bahwa transaksi di platform miliknya akan terus bertumbuh seiring penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR). Shopee sendiri mencatat peningkatan tiga kali lipat pada minggu pertama Ramadan dibandingkan tahun lalu.
"Di awal minggu Ramadhan 2019, Shopee sendiri mencatatkan peningkatan transaksi hingga 3 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu," kata Rezky. (jnp/eks)