Jualan Online di Marketplace Tak Terimbas Pembatasan Medsos

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 22:51 WIB
Jualan Online di Marketplace Tak Terimbas Pembatasan Medsos Ilustrasi (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembatasan akses media sosial disebut tidak berpengaruh pada penjualan pedagang di platform e-commerce. Pasca aksi 22 Mei, pemerintah memutuskan untuk membatasi akses video dan foto di media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Head of PR Blibli.com Yolanda Nainggolan menjelaskan media sosial tidak mempengaruhi penjualan karena Blibli.com adalah platform jual beli online bukan media sosial.

"Proses transaksi dan pengiriman juga diatur sepenuhnya melalui web dan apps kami. Karena itu, merchant partner bisa berjualan seperti biasa di tengah adanya pembatasan media sosial," kata Yolanda saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (23/5).


Yolanda mengatakan Blibli.com menggunakan media sosial untuk memberikan informasi tentang berbagai produk dan promosi. Terkait pembelian produk, Yolanda mengatakan pelanggan harus tetap mengunjungi situs atau aplikasi.

"Maka pembatasan ini tidak terlalu berdampak pada Blibli," kata Yolanda.

Dihubungi terpisah, Tokopedia juga mengatakan pembatasan akses media sosial tidak berdampak pada ekosistem e-commerce Tokopedia. Tokopedia percaya situasi bisa tetap terjaga secara kondusif.

"Berkaitan dengan peristiwa 22 Mei 2019, tidak ada dampak signifikan terhadap ekosistem kami. Kami tetap positif. Tokopedia juga percaya pemerintah akan melakukan yang terbaik untuk menjaga situasi tetap kondusif," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak.

Senada dengan Blibli.com dan Tokopedia, Shopee mengatakan pembatasan akses media sosial pasca Aksi 21 Mei tidak mempengaruhi transaksi penjualan.

"Pembatasan akses media sosial sendiri berlaku di platform Facebook, Instagram, dan WhatsaApp. Sehingga transaksi penjualan melalui mobile apps Shopee masih berjalan dengan normal," Country Brand Manager Shopee, Rezki Yanuar.

Shopee justru memprediksi bahwa transaksi di platform miliknya akan terus bertumbuh seiring penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR). Shopee sendiri mencatat peningkatan tiga kali lipat pada minggu pertama Ramadan dibandingkan tahun lalu.

"Di awal minggu Ramadhan 2019, Shopee sendiri mencatatkan peningkatan transaksi hingga 3 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu," kata Rezky. (jnp/eks)