Kenangan dan Deretan Simbol Legendaris BBM

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 31/05/2019 19:07 WIB
Kenangan dan Deretan Simbol Legendaris BBM Ilustrasi. (REUTERS/Mark Blinch)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek) memutuskan untuk menutup layanan BlackBerry Messenger di Indonesia mulai 31 Mei 2019. Emtek memastikan layanan BBM yang diakhiri merupakan versi konsumer.

Kendati demikian, BlackBerry mengumumkan bahwa platform pesan singkat BBM Enterprise (BBMe) tetap tersedia untuk kalangan konsumen dan bisa diunduh dalam waktu dekat untuk pengguna Android dan iOS.

Ditutupnya BBM menyisakan sejumlah kenangan bagi pengguna yang sering menggunakan aplikasi pesan instan ini untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun teman. Pastinya, ada beberapa simbol legendaris yang 'khas' dari BBM, yaitu:
1. :-) : Senyum
2. ;-) : Kedip mata
3. :-D : Senyum lebar
4. =D : Tertawa
5. =)) : ROTFL (rolling on the floor laughing) tertawa terguling-guling
6. ({}) : Peluk erat
7. :-p : Menjulurkan lidah/week
8. <3 : Lambang cinta
9. :* : Kiss/cium
10. :| : Tanpa ekspresi
11. O.o : Bingung sampai garuk-garuk kepala
12. (Y) : Jempol tanda suka
13. *yawn* : Mengantuk
14. b-) : Tampil keren dengan kacamata hitam
15. @-@ : Ekspresi lelah linglung


Ditambah lagi simbol auto teks. Simbol ini kadang dipergunakan untuk mempertegas maksud yang ingin disampaikan pengguna:

1. ƪ(♥ε♥)ʃ : Mabuk cinta
2. ╭(^▽^)╯: Menyanyi
3. (◡‿◡) : Sedih
4. ƪ(‾ε‾")ʃ : Tidak peduli
5. (≧∇≦)/ : Selamat
6. (-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡ ) : Menangis
7. (ʃ⌣ƪ) ƪ(˚▽˚)ʃ : Ciluk ba
8. €€===┌ (!¯ д¯)┘: Kabur
9. (ˇ_ˇ'!l) : Menyesal
10. (o‾ε‾o) : Bersiul
11. (>_<")◎===== ( ̄" ̄)_◎ : Memukul
12. (p^ ^)p : Berkelahi
13. (✗_✘)" : Lelah
14. (^o^)V : Damai
15. ‎‎‎‎(•͡˘˛˘ •͡)" : Curiga

CNNIndonesia.com pertama kali menggunakan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) saat duduk dibangku SMA kelas satu. Saat itu, tren ponsel BBM sedang populer. Ponsel pertama BlackBerry yang CNNIndonesia.com gunakan ialah BlackBerry Curve 9220.
Banyak cerita soal aplikasi BBM yang tidak bisa dilupakan, saat itu CNNIndonesia.com menggunakan fitur 'PING' untuk memberi tahu keluarga atau teman agar pesan cepat dibalas atau sedang dalam keadaan genting.
Selain itu, CNNIndonesia.com juga menggunakan simbol legendaris yang sering disematkan di status. Salah satu simbol itu ƪ(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)ʃ.

Icha, seorang karyawan swasta membagikan pengalamannya menggunakan aplikasi BlackBerry Messenger. Dia mengatakan BBM sangat berguna untuk membantu pekerjaannya sehari-hari, terutama saat ingin mengirimkan berita ke editor.
"Sangat berguna, cepat chat-nya kalau di lapangan misal harus bikin laporan bisa live report ke editor," kata Icha kepada CNNIndonesia.com, Jumat (31/5).

Ditanya alasan kenapa memilih BBM, Icha mengatakan saat itu tren BBM sedang tinggi. Maka ia memutuskan untuk menggunakan ponsel BlackBerry.

"Waktu itu yang hits BBM dan semua pakai BlackBerry," pungkasnya.

Senanda dengan Icha, Endro mengatakan dengan hadirnya aplikasi BBM, dia bisa mengetahui apakah pesan yang dikirim sudah dibaca atau belum.

BBM sendiri memiliki kode khusus yang disematkan di kolom pesan, kode 'R' menandakan pesan telah dibaca sedangkan kode 'D' artinya pesan berhasil dikirim.

"Pengguna langsung bisa tahu kalau pesannya sudah di baca, ada tanda 'R'. Lalu ada fasilitas 'Ping' yang legendaris, itu mungkin awal mula orang sering meneror," tutur Endro.

Selain itu, ia mengatakan bahwa ada sejumlah kalimat yang populer di kalangan para pengguna BBM seperti Minat PM, Cuma di Read Aja, dan Delete Kontak (delkon).

Seperti diketahui layanan pesan singkat pada 2016 lalu Creative Media Works Pte. Ltd (CMW Pte Ltd) menanda tangani perjanjian lisensi BBM untuk konsumen dengan BlackBerry Limited untuk mengoperasikan BBM consumer cross platform. CMW Pte Ltd dimiliki oleh PT Kreatif Media Karya (KMK) yang merupakan anak perusahaan Emtek Group.

Sebagai bagian dari kesepakatan bisnis tersebut, Emtek memperluas cakupan bisnis BBM untuk konsumen dengan sejumlah fitur dan peningkatan dengan supervisi dari BBM Enterprise solution.

CMW Pte Ltd kemudian memutuskan untuk menutup kantor di Kanada, Dubai, dan Singapura pada akhir 2018. Sementara kantor di Indonesia menjadi operasional yang tetap ada.
(din/age)