Pevita Pearce Rela Begadang Demi Main PUBG

mik, CNN Indonesia | Rabu, 12/06/2019 13:30 WIB
Pevita Pearce Rela Begadang Demi Main PUBG Pevita Pearce saat berkunjung ke redaksi CNNIndonesia.com pada Selasa (11/6). (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- PlayerUnknown's Battlegrounds atau dikenal PUBG sangat dikenal di kalangan anak muda Indonesia sampai kalangan selebritas di Tanah Air, salah satunya artis Indonesia berdarah campuran Banjar-Wales, Pevita Pearce.

Kecanduan gim ini sebenarnya sudah Pevita rasakan sejak lama, bahkan dara kelahiran tahun 1992 itu menyempatkan diri bermain gim PUBG di tengah-tengah kesibukannya di dunia hiburan.

"Tergantung waktu (main gim PUBG), kalau misalkan cuma mau main untuk iseng, misalkan mau ada acara terus punya waktu sebentar, 1 jam buat main," kata Pevita ketika mengunjungi redaksi CNNIndonesia.com, Selasa (11/6).


Menurut Pevita punya hobi bermain gim yang satu ini tak ada salahnya untuk sekadar bersenang-senang. Sebab, selain bisa menambah pertemanan, gim PUBG juga bisa mengasah kecepatan otak.

Pevita mengaku AWM dan AKM adalah senjata unggulannya selama ini untuk memenangkan peperangan di dunia maya. Sementara itu, lokasi Vikendi yang bersalju dan Erangel menjadi favorit untuk bermain PUBG.

"Tapi sebenarnya senjata M24 sih favorit," ucap Pevita yang masih mengejar target level ACE.

Bagi sebagian penikmati gim PUBG, senjata M24 sangat diandalkan. Senjata jenis Sniper Rifle ini punya damage sangat tinggi dan bisa melumpuhkan musuh dari jarak jauh.

Pevita tidak menjelaskan gawai yang ia gunakan untuk melampiaskan hobinya bermain gim PUBG. Namun dijelaskan Pevita, gadget yang ia gunakan harus memiliki baterai tahan lama, karena ia mengaku dirinya suka lupa diri jika sudah bermain gim tembak menembak.

"(Main) lebih dari 5 jam pernah. Kalau sekarang sih sudah diingetin untuk berhenti sih. Udah ada warning dari game-nya untuk berhenti," ucap pemilik akun PUBG "CuppaPepi".

Permainan PUBG sempat dipermasalahkan di Indonesia. Sempat ada wacana Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram terhadap gim perang tersebut beberapa waktu lalu.

Wakil Sekjen MUI Amirsyah Tambunan mengatakan penerbitan fatwa haram ini penting untuk menjaga kemaslahatan anak-anak muda yang kecanduan bermain PUBG.

"Paling lama satu bulan. Bahkan lebih cepat lebih baik supaya orang tidak bingung, tidak ada keraguan," ujar Amirsyah di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (25/3).

PUBG menjadi kontroversial usai kejadian penembakan di Kota Christchurch, Selandia Baru. Sebab pelaku penembakan disebut terinspirasi dari gim bergenre battle royale tersebut. (mik)