Satu-satunya Mobil China yang Ikut Tes Biodiesel B30

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 17/06/2019 17:46 WIB
Satu-satunya Mobil China yang Ikut Tes Biodiesel B30 DFSK Super Cab mengikuti uji jalan penggunaan bahan bakar biodiesel B30 yang dimulai di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jakarta, Kamis (13/6). (Foto: Sokonindo Automobiles)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu perusahaan otomotif asal China, Sokonindo Automobile yang membawa merek DFSK, ikut dalam uji coba bahan bakar diesel B30 inisiasi pemerintah. Terdapat dua unit pikap DFSK Super Cab yang dipinjamkan untuk ikut tes jalan sejauh puluhan ribu kilometer di Pulau Jawa itu.

Super Cab yang turut serta merupakan varian 1.300 cc bertenaga 75 hp dan torsi 190 Nm. Pikap kategori kecil yang diproduksi di pabrik DFSK di Cikande ini punya kapasitas tampung bahan bakar hingga 55 liter.

Tes jalan dilakukan melalui rute Lembang - Cileunyi - Nagreg - Kuningan - Tol Babakan - Slawi - Guci - Tegal - Tol Cipali - Subang - Lembang. Total jarak yang akan ditempuh sekitar 50 ribu kilometer.


B30 merupakan bahan bakar diesel jenis baru yang isinya pencampuran 70 persen solar dan 30 persen biodiesel. Pada Agustus 2018, pemerintah sudah meresmikan penggunaan B20.

Uji jalan B30 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah dimulai pada Kamis (13/6). Buat pemerintah langkah ini penting sebagai persiapan penerapan B30 pada 2020 sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2015.

Sementara untuk produsen data-data dari pengujian bakal digunakan sebagai bahan riset dan pengembangan.

"Kami melihat bahwa pemerintah memiliki itikad baik terhadap industri otomotif di Indonesia dengan menyediakan bahan bakar yang berkualitas kepada masyarakat," kata Wang melalui keterangan tertulisnya dikutip Senin (17/6).

"Kami berharap hasil uji coba ini juga bisa menjadi acuan DFSK untuk menghadirkan kendaraan yang lebih baik, lebih sesuai dengan masyarakat Indonesia, namun tetap dengan harga yang terjangkau," kata Wang lagi.

DFSK merupakan satu-satunya merek China yang menawarkan mesin diesel di dalam negeri. Selain DFSK uji jalan B30 juga diikuti mobil dari merek lain yakni Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, dan Nissan Terra.

Selain itu, untuk kategori kendaraan komersial, peserta yang ikut adalah Mitsubishi Fuso, Isuzu Nm, dan UD Truck. Dua kategori kendaraan itu akan menempuh rute yang berbeda.

Pemerintah menargetkan uji jalan ini akan berakhir pada Oktober 2019.

"Kalau tidak ada halangan uji jalan akan selesai pada Oktober sehingga pemerintah ada waktu untuk memastikan program mandatori B30 pada 2020," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan saat meresmikan dimulainya uji jalan. (ryh/fea)