Selain itu, dia juga meminta eksekutif perusahaan untuk bersaksi di depan kongres AS. Langkah Facebook membuat uang kripto dinilai menambah kekhawatiran global terkait arti mata uang digital dan keamanan data.
"Facebook memiliki data miliaran orang dan telah berulang kali mengabaikan perlindungan dan penggunaan data ini," kata Waters dikutip Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang diberitakan sebelumnya, CEO Facebook Marz Zuckerberg mengumumkan kemunculan perusahaan penyedia uang kripto, Calibra.
Dalam unggahannya, Zuck memperkenalkan produk pertama Calibra yakni dompet digital yang dinamakan Libra. Facebook mengatakan Libra merupakan produk mata uang global yang didukung oleh teknologi blockchain.
Untuk saat ini Calibra akan mengirimkan Libra melalui WhatsApp dan Messenger secara masif kepada pengguna.
Usai Libra diluncurkan, perusahaan bakal menyematkan perlindungan keamanan untuk menjaga uang dan data informasi pengguna agar tetap aman. Lalu Facebook menggunakan proses verifikasi anti penipuan sama seperti yang digunakan bank.
Tak hanya itu, Calibra juga akan memiliki sistem otomatis yang secara proaktif memantau aktivitas untuk mendeteksi dan mencegah tindakan penipuan.
Menyoal aspek keamanan data, Facebook mengklaim layanan barunya tersebut tidak akan mengabaikan informasi akun dan data keuangan kepada pihak ketiga tanpa persetujuan pengguna. (din/age)