Informasi pribadi ini membantu penjahat siber melakukan pencurian identitas atau melakukan social engineering yang menargetkan orang-orang terdekat korban. Oleh karena itu, hal ini tidak hanya mempengaruhi pengguna terkait, tapi juga teman dan keluarga mereka.
Selain itu, 68 persen responden dari Survei Konsumen ESET APAC menghabiskan lebih dari tiga jam sehari di internet. Sementara itu, sekitar 10 persen menghabiskan 10 jam sehari.
Lihat juga:YouTube akan Sembuyikan Kolom Komentar |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Platform teratas seperti YouTube, Whatsapp, dan Facebook semuanya digunakan oleh lebih dari 80 persen pengguna Indonesia saat online.
Jumlah responden yang ikut dalam survey berjumlah 14 ribu responden yang tersebar di tujuh negara Asia Pasifik, yaitu Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Sekitar dua ribu responden dari Indonesia turut terlibat dalam survei ini.
Oleh karena itu, Yudhi mengatakan kesadaran dan edukasi diperlukan untuk meningkatkan praktik keamanan dan privasi terbaik.
"Belum lagi masalah yang sama yang selalu terjadi berulang-ulang dari tahun ke tahun, yaitu praktik penggunaan kata sandi yang sama pada setiap akun media sosial atau finansial," kata Yudhi. (jnp/age)