Grab Bisa Dipakai Pesan Transportasi Online di Luar ASEAN

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 17:35 WIB
Grab Bisa Dipakai Pesan Transportasi Online di Luar ASEAN Ilustrasi (CNN Indonesia/Jonathan Patrick)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengguna Grab kini bisa melakukan pemesanan transportasi online di berbagai negara di dunia. Namun, pemesanan transportasi ini cukup dilakukan lewat aplikasi Grab saja, tak perlu menginstal aplikasi baru ketika pengguna berpindah negara.

"Kemitraan ini akan memberikan pilihan yang beragam bagi masyarakat Asia Tenggara yang kerap bepergian, memberikan mereka kemudahan untuk berwisata di seluruh dunia melalui aplikasi yang sudah mereka biasa gunakan dan percaya," kata Mark Porter, Chief Technology Officer for Transport at Grab, dalam siaran pers Grab.

"Kami juga senang untuk memberikan lebih banyak wisatawan mancanegara kemudahan untuk menjelajahi keindahan dan keunikan Asia Tenggara dengan pilihan transportasi yang aman dan efisien. Mereka dapat memilih mobil, motor, atau bahkan moda transportasi lokal seperti TukTuk dan Bajay," tambahnya.


Hadirnya layanan ini karena Grab telah berinvestasi di startup Splyt asal London, Inggris. Perusahaan ini menyediakan layanan integrasi antar perusahaan ride hailing yang ada di seluruh dunia. Grab berinvestasi US$8 juta pada pendanaan seri A dengan total US$14 juta.

Dalam situsnya, Splyt menyebut layanannya tersedia di 5 benua, 29 negara, dan 2.000 kota di seluruh dunia. Sehingga, pengguna transportasi online dari negara lain juga tidak perlu menginstal aplikasi baru ketika bertandang ke kawasan operasional Grab di Asia Tenggara.

Sebagai contoh, wisatawan China yang menggunakan Ctrip dan Alipay bisa memesan transportasi online yang disediakan Grab lewat kedua aplikasi tersebut, seperti disebutkan dalam siaran pers Grab.

Teknologi yang dimiliki Splyt inilah yang memungkinkan pemesanan antar platform ini terjadi. Splyt sendiri tidak mengoperasikan layanan transportasi online apapun. Ia hanya menyediakan layanan untuk menyatukan teknologi yang dimiliki oleh berbagai layanan ride hailing berbeda ini.

Grab juga berencana untuk menambah fitur seperti tips perjalanan dalam aplikasi, ulasan restoran, dan rekomendasi objek wisata, untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi penggunanya.

Investasi ini akan digunakan untuk mempercepat ekspansi Splyt ke negara-negara baru, meningkatkan kapabilitas teknologi, dan memperkuat jaringan permintaan institusional dan kemitraan pasokan yang luas untuk transportasi darat. Putaran ini dianggap sebagai pendanaan Seri A terbesar dalam segmen platform konektivitas transportasi. (eks)