Gaikindo Ingatkan Anies Mobil Baru Sudah Uji Emisi

ryh, CNN Indonesia | Kamis, 04/07/2019 17:07 WIB
Gaikindo Ingatkan Anies Mobil Baru Sudah Uji Emisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencoba melakukan pengujian emisi kendaraan saat pembukaan Uji Emisi Kolosal di Kemayoran, Jakarta, Minggu (17/12). (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahwa setiap mobil yang resmi dijual di dalam negeri sudah melewati uji emisi.

Hal itu merupakan respons Gaikindo atas wacana Anies yang ingin menerapkan kebijakan wajib uji emisi untuk kendaraan yang beredar di Jakarta pada 2020. Salah satu kompensasi masyarakat bila kendaraannya tidak lolos uji emisi yaitu mendapatkan tarif parkir lebih mahal.

Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto menyampaikan, setiap mobil yang sudah diniagakan di Indonesia telah menjalani serangkaian tes, termasuk uji emisi. Tes uji emisi dilakukan saat proses uji tipe di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).


"Semua mobil itu sudah melalui proses uji laik jalan oleh Perhubungan Darat. Baik mobil impor atau rakit lokal sudah lewat uji," kata Jongkie melalui sambungan telepon, Kamis (4/7).

Jongkie yang mengaku baru pertama kali mendengar wacana Anies bilang, Gaikindo sebagai asosiasi industri otomotif di dalam negeri tidak mempersalahkan hal itu.

"Ya kalau mau diuji lagi ya boleh-boleh saja. Tapi semua mobil yang ada di jalan raya sudah uji laik jalan. Makanya ada sertifikat uji laik jalannya," kata Jongkie.

Pemerintah Provinsi DKI sebelumnya memasukkan poin uji emisi dalam rapat pimpinan yang digelar tiap pekan.

Anies menyebut saat ini hanya sekitar 150 bengkel di Jakarta yang punya fasilitas uji emisi. Jakarta setidaknya membutuhkan sekitar 700 bengkel lagi agar wacana uji emisi pada 2020 berjalan lancar.

"Maka kita akan mendorong bengkel memiliki fasilitas uji emisi, kita undang pompa bensin punya alat ukur uji emisi serta memiliki fasilitas pompa ban," terang Anies.

Menurut Anies pihaknya sedang menggodok peraturan untuk mekanisme uji emisi itu.

"Kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta itu bukan kendaraan bermotor yang tidak lolos uji emisi, harus semuanya lolos uji emisi," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta kemarin.

Dihubungi terpisah Pelaksana Tugas Kepala Dishub DKI Sigit Wijatkoko mengatakan pihaknya masuk ke dalam tim untuk membuat regulasi itu. Namun Sigit belum dapat merinci detail aturan yang bakal dirancang timnya.

"Dishub jadi bagian tim yang godok regulasi," kata Sigit. (ryh/fea)