Menguak Alasan Negara-negara yang 'Ngebet' ke Bulan

jnp, CNN Indonesia | Jumat, 19/07/2019 20:06 WIB
Misi ke Bulan (dok. nasa.gov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bulan terus menjadi target utama dalam perlombaan antariksa sejak pertama kali dijelajahi oleh Apollo 11 pada 1969. Impian untuk mendaratkan manusia di Bulan, menjadi tujuan utama beberapa negara di seluruh dunia.

Akan tetapi, sejak 1972, Bulan memang belum pernah dipijak oleh manusia lagi. Tercatat sejak 1972 sudah 12 orang yang telah ke bulan. Akibatnya, hal ini menimbulkan kecurigaan sejumlah pihak.

Lantas, muncul teori konspirasi yang menganggap pendaratan di Bulan yang ternama itu adalah tipuan. Para astronaut sebenarnya hanya melakukan syuting di Bumi, seolah mereka mendarat di Bulan.


Dilansir dari AFP, Amerika Serikat di bawah pemerintahan George Bush sempat akan mengirim lagi manusia ke Bulan pada 1989. Begitu juga dengan anaknya, George W. Bush Jr pada 2002. Namun, keinginan keduanya ditentang kongres karena membutuhkan dana yang sangat besar.

Belakangan, pengiriman manusia dan misi lainnya ke bulan telah direncanakan oleh China, India, Rusia, hingga Jepang. Korea Selatan dan Korea Utara juga ikut meramaikan perlombaan luar angkasa ini, seperti dikutip The Conversation.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bahkan mengumumkan Deep Space Gateway. Deep Space Gateway merupakan proyek agar manusia bisa tinggal di Bulan. Ini adalah langkah sebelum manusia melakukan misi ke Mars dan misi berikutnya. Bos SpaceX, Elon Musk juga menyerukan untuk membuat pangkalan dan tempat persinggahan di Bulan.

Dilansir dari The New York Times, pada awal 2019, China juga meluncurkan misi pesawat antariksa robotik Chang'e 4. Chang'e4 ini membawa kendaraan penjelajah Yutu 2. Pesawat Antariksa ini membuat China menjadi yang pertama untuk menjelajahi sisi terjauh Bulan.

India juga tak mau tertinggal, negara ini berencana untuk meluncurkan Chandrayaan-2 pada bulan ini. Misi ini merupakan upaya pertama India untuk mendaratkan diri ke Bulan.

Dalam beberapa dekade ke depan, kaki manusia bisa berpijak di Bulan. Cina meramalkan kedatangan pertama astronautnya sekitar seperempat abad di masa depan.

Badan Antariksa Eropa telah mengeluarkan konsep 'desa bulan' internasional yang ditargetkan terwujud pada 2050. Rusia juga telah menggambarkan rencana untuk mengirim astronot ke bulan pada 2030.

[Gambas:Video CNN] (eks)
1 dari 2