Anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi mengatakan keterlibatan Tokopedia dan Traveloka dalam penyelenggaraan ibadah umrah menimbulkan polemik di masyarakat. Oleh karena itu, Rudiantara dipanggil ke DPR untuk menjelaskan keterlibatan Traveloka dan Tokopedia.
"Iya, Menkominfo (hari ini) dijadwalkan rapat kerja dengan Komisi I DPR. Jam 14.00 WIB. Salah satu agenda nya soal umrah digital. Untuk minta penjelasan apa yang sebenarnya terjadi," kata Arwani saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di pasal 86 ayat (2) UU No 8 Tahun 2019 menyebutkan penyelenggaraan ibadah umrah dilakukan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU)," ujar Arwani.
"Proses dan tahapan yang dilakukan PPIU berliku dan melalui proses yang tidak mudah," katanya.
"Pertanyaannya, apakah saat ini dalam kondisi darurat," kata Arwani.
Arwani mengatakan apabila keberadaan dua unicorn tersebut sebagai dampak disrupsi dalam PPIU, pemerintah seharusnya terlebih dahulu menyiapkan regulasi dan mengajak duduk bersama seluruh pemangku kebijakan.
"Jangan sampai rencana fasilitasi pemerintah justru menimbulkan sikap tidak adil yang dirasakan oleh PPIU," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)