Tokopedia Buka Suara Soal 'Penjahat Cashback'

CNN Indonesia | Selasa, 23/07/2019 16:25 WIB
Tokopedia Buka Suara Soal 'Penjahat Cashback' Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokopedia memberikan komentar terkait maraknya penipuan uang kembali atau cashback. Platform e-commerce ini menjelaskan Tokopedia memiliki tim khusus untuk melakukan penindakan kepada oknum yang memanfaatkan Tokopedia untuk melakukan pelanggaran.

"Tokopedia selalu mengawasi dan menindak tegas pihak yang memanfaatkan platform Tokopedia untuk melakukan segala bentuk tindakan yang melawan hukum," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (23/7).

Nuraini menjelaskan pihaknya selalu mengembangkan sistem dan sarana pendukung untuk mencegah penipuan cashback di Tokopedia.


"Dari sisi internal, kami telah memiliki dan akan terus mengembangkan sistem dan sarana pendukung lainnya untuk mencegah kejadian serupa maupun tindakan melawan hukum lainnya di masa depan demi keamanan dan kenyamanan bersama, khususnya para pengguna Tokopedia," kata Nuraini.

Namun Tokopedia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai sistem yang tengah dikembangkan oleh platform e-commercenya itu.

Sebelumya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim baru saja menangkap empat orang pelaku penipuan cashback. Penipuan bermodus transaksi fiktif antara empat orang tersebut.

Para pelaku diduga melakukan pembelian voucer Indomaret dengan nominal Rp1 juta dan dijual Rp1.010.000 di Tokopedia. Penjual menggunakan akun Mr Crab milik tersangka S. Dari situ, S mendapatkan keuntungan 10 ribu sedangkan ketiga pelaku lainnya mendapatkan keuntungan cashback 10 persen dari nilai voucer atau sebesar Rp100 ribu.

Aksi curang tersebut diketahui oleh pengelola situs. Akun Mr Crab pun akhirnya dibekukan oleh pihak Tokopedia dan dilaporkan ke Polda Jatim. Nuraini mengatakan saat ini proses hukum masih berjalan.

"Kami menghargai proses hukum yang saat ini masih berjalan dan belum ada informasi lanjutan yang dapat kami bagikan," kata Nuraini.

Pada Mei lalu ketika Tokopedia menggelar cashback pada ulang tahun platformnya. Sempat beredar pesan berantai di WhatsApp yang memperingatkan agar pengguna tidak melakukan kecurangan promosi cashback.

"Tokped lagi gencar buat menangkap penipuan-penipuan CB (cashback). Temen saya ada yang mulai kena terutama di Jakarta, disuruh bawa pengacara buat mediasi, dipolisikan dan ditindak pidana," tulis pesan berantai tersebut.

Dalam pesan itu disebutkan bahwa Tokopedia akan menelusuri kegiatan kecurangan cashback ini dengan melihat reputasi toko, berapa lama toko dibuka, omset per bulan, dan jenis barang yang disediakan. Tokopedia masih belum berkomentar ketika dikonfirmasi mengenai hal ini.

Sementara dari sisi pembeli, pembelian dengan nominal yang sama terus menerus, menggunakan ponsel berbeda, melakukan pengiriman palsu, disebutkan akan dicurigai oleh Tokopedia.

Tak hanya penipuan lewat cashback, nyatanya ada penipuan lewat poin ojek online. Penipuan tersebut terungkap dari salah satu cuitan berikut.

(jnp/eks)