"Iya pasti ada [karyawan Nexmedia yang dipindahkan untuk mengembangkan layanan OTT]. Jadi kita semua lagi review, ini kan juga prosesnya berjalan terus," kata Junus saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (30/7).
Ditanya soal nasib perangkat Nexmedia yang masih terpasang di rumah-rumah pelanggan, Junus mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah prosedur untuk menangani hal itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Netizen Kecewa, Nexmedia Tutup 31 Agustus |
"Iya yang pasti sesuai dengan prosedur, kita sudah menyiapkan prosedur customer service. Nanti ada pengembalian refund dan proses lainnya sesuai dengan standar yang berlaku," jelas dia.
Dengan dipindahnya seluruh konten di dalam Nexmedia ke Vidio Premiere, Junus meyakini bahwa layanan OTT merupakan pilihan yang tepat guna memberikan berbagai layanan kepada pelanggan Nexmedia.
Nexmedia merupakan layanan televisi berlangganan yang menggunakan set top box, tidak membutuhkan parabola. Layanan televisi ini bisa diakses hanya dengan antena televisi biasa.
Dengan set box itu memudahkan pengguna memindahkan perangkat layanan televisi berlangganan mereka. Nexmedia sendiri pertama kali mengudara sejak November 2011 lalu. (din/eks)