Rusia Kirim 'Fedor', Robot Asisten Kosmonaut Penghuni ISS

CNN Indonesia | Jumat, 23/08/2019 08:01 WIB
Rusia Kirim 'Fedor', Robot Asisten Kosmonaut Penghuni ISS Ilustrasi peluncuran roket Soyuz. (Foto: REUTERS/Shamil Zhumatov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rusia berencana mengirim robot humanoid ke luar angkasa dalam misi yang meluncur Kamis (22/8) dari Stasiun Antariksa Kosmodrom Baykour di Kazakhstan. Robot humanoid bernama  Final Experiment Demonstration Object Research (Fedor) ini rencananya akan mendarat di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Fedor akan diluncurkan dengan menumpang roket Soyuz pada pukul 6.38 waktu setempat. Menariknya, Fedor akan menempuh perjalanan sendiri tanpa diawaki oleh manusia.

Secara fisik Fedor memiliki tinggi seukuran manusia yakni 180 cm dengan bobot sekitar 160 kilogram.


Selayaknya manusia, robot ini juga dibuat agar bisa melakukan pergerakan dan tugas untuk menjadi 'asisten' kosmonaut Alexander Skvortsov di ISS.

Untuk mendukung kemampuannya, Fedor telah dilatih untuk mempelajari sejumlah keahlian yang bisa diterapkan saat di luar angkasa. Salah satu kemampuannya yakni membuka botol minuman.

Menariknya, Fedor juga dilatih agar bisa mengerjakan misi berbahaya berupaya lingkungan dengan tingkat radiasi tinggi.

"Fedor dapat menghubungkan dan memutuskan kabel listrik, menggunakan barang-barang standar dari obeng dan kunci pas ke alat pemadam kebakaran," jelas direktur badan antariksa Rusia untuk program dan ilmu pengetahuan prospektif, Alexander Bloshenko seperti dilansir AFP.

Proyek keterlibatan robot humanoid merupakan bagian dari penelitian objek demonstrasi eksperimental akhir Skybot F850. Fedor diagendakan menghuni ISS selama 10 hari.

Robot humanoid ini sebenarnya bukan yang pertama menembus antariksa. Amerika Serikat pada 2011 sempat mengirim Robonaut, sementara Jepang juga ikut mengerahkan Kirobo pada 2013 silam.

[Gambas:Video CNN] (ndn/evn)